Kajian Literatur Pendekatan CBT Dalam Penanganan Kecemasan Pada Remaja Terhadap Tuntutan Sosial
Abstract
Gangguan kecemasan sosial merupakan permasalahan psikologis yang umum dialami remaja dan dapat berdampak signifikan terhadap perkembangan sosial, emosional, serta prestasi akademik. Remaja dengan kecemasan sosial cenderung mengalami ketakutan berlebihan terhadap penilaian negatif, menghindari interaksi sosial, dan kesulitan menyesuaikan diri dengan tuntutan lingkungan. Salah satu pendekatan intervensi yang banyak direkomendasikan dalam menangani permasalahan ini adalah Cognitive Behavioral Therapy (CBT). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas pendekatan CBT dalam menangani gangguan kecemasan sosial pada remaja melalui metode studi pustaka. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan menganalisis sepuluh artikel ilmiah yang relevan, baik penelitian eksperimen, studi kasus, maupun tinjauan literatur. Hasil kajian menunjukkan bahwa CBT terbukti efektif dalam menurunkan tingkat kecemasan sosial pada remaja melalui berbagai teknik, seperti restrukturisasi kognitif, modifikasi perilaku, latihan relaksasi, exposure bertahap, dan pemberian tugas rumah. CBT membantu remaja mengidentifikasi dan mengubah pola pikir irasional, meningkatkan kepercayaan diri, serta mengembangkan strategi coping yang lebih adaptif dalam menghadapi situasi sosial. Efektivitas CBT ditemukan baik dalam konseling individu, kelompok, maupun konseling berbasis daring, serta dapat diperkuat melalui integrasi nilai budaya dan religius. Dengan demikian, CBT dapat direkomendasikan sebagai intervensi berbasis bukti yang efektif, fleksibel, dan aplikatif dalam mendukung perkembangan sosial dan emosional remaja serta mencegah dampak jangka panjang gangguan kecemasan sosial.
Keywords:
Pendekatan CBT, Kecemasan, Tuntutan Sosial, SiswaReferences
Afridah, M., Azzahra, D., andiny, Z., & syafitri, M.A. (2024). Konseling individu dengan pendekatan Cognitive Behavioral Therapy (CBT) dan teknik restrukturisasi kognitif dalam menangani kecemasan sosial. Jurnal Bimbingan dan Konseling, 8(2), 145–156.
Apriyadi, A. (2022). Integrasi Cognitive Behavioral Therapy (CBT) dan nilai-nilai Islam dalam mengatasi kecemasan sosial pada remaja. Jurnal Psikologi Islam dan Konseling, 6(1), 33–45.
Farenta, R., (2025). Efektivitas konseling kelompok berbasis Cognitive Behavioral Therapy (CBT) dalam mengatasi kecemasan sosial remaja: Studi literatur. Jurnal Konseling Pendidikan, 10(1), 21–34.
Gunnell, D., Kidger, J., & Elvidge, H. (2018). Adolescent mental health in crisis. The Lancet Psychiatry, 5(9), 689–690.
Hizbullah, K., & Ariani, D. (2025). Efektivitas Cognitive Behavioral Therapy (CBT) dalam menurunkan kecemasan sosial remaja: Studi eksperimen kasus tunggal. Jurnal Psikologi Pendidikan, 11(1), 55–67.
Oktaviawati, M., & Sa’adah, N. (2024). Konseling online berbasis Cognitive Behavioral Therapy (CBT) sebagai solusi gangguan kecemasan sosial. Jurnal Bimbingan dan Konseling Digital, 3(2), 88–99.
Regina, A., Garvin, G., & Sherly, S. (2025). Cognitive Behavioral Therapy (CBT) dalam penanganan gangguan kecemasan sosial pada remaja: Tinjauan literatur. Jurnal Ilmu Psikologi dan Konseling, 12(1), 40–52.
Sholehah, E. F., Rahmawati, W. K., & Fauziyah, N. (2025). Efektivitas konseling Cognitive Behavioral Therapy (CBT) terhadap kecemasan sosial siswa SMA. Jurnal Bimbingan dan Konseling Sekolah, 9(1), 60–72.
Taslimah, U., & Amelasasih, P. (2025). Konseling kelompok berbasis Cognitive Behavioral Therapy (CBT) untuk mereduksi kecemasan sosial siswa SMP. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 7(1), 90–102.
Ulil, M. A., Rahmad, A., & Eka, F. R. (2025). Pendekatan Cognitive Behavioral Therapy (CBT) dalam menangani gangguan kecemasan sosial pada remaja: Studi kepustakaan. Jurnal Psikologi Remaja, 8(1), 1–13.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Uswatun Hasanah, Meisya Robiatul Awaliah, Siti Rifadoh, Neng Syifa, Fitri Arnita

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis menyatakan bahwa:
- Semua penulis telah mengetahui dan menyetujui kebijakan ini bersama;
- Naskah artikel ini belum dipublikasikan secara resmi di jurnal atau penerbit dengan ISSN atau ISBN terdaftar, kecuali hanya berupa abstrak atau bagian dari materi kuliah, skripsi, tesis, atau disertasi yang tidak diterbitkan;
- Naskah ini tidak sedang dalam proses evaluasi di jurnal lain dan tidak dipertimbangkan untuk publikasi di tempat lain;
- Semua penulis, institusi afiliasi penulis, otoritas yang berwenang, serta lembaga yang terlibat dalam kegiatan ini telah menyetujui publikasi naskah ini;
- Naskah ini tidak melanggar hak cipta atau mengandung materi yang dapat menimbulkan sengketa hak cipta.
Perjanjian Hak Cipta dan Lisensi:
- Penulis memegang hak cipta dan hak kepemilikan atas artikel ini;
- Penulis berhak menggunakan konten artikel ini untuk karya penulis di masa depan, termasuk untuk bahan kuliah dan buku;
- Penulis memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal di bawah lisensi Creative Commons (CC BY 4.0).
Pernyataan Lisensi CC BY 4.0
Anda bebas untuk:
- Bagikan — salin dan distribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun untuk tujuan apa pun, bahkan komersial.
- Beradaptasi — mencampur, mengubah, dan mengembangkan materi tersebut untuk tujuan apa pun, bahkan secara komersial.
- Pemberi lisensi tidak dapat mencabut kebebasan ini selama Anda mengikuti ketentuan lisensi.
Dengan ketentuan sebagai berikut:
- Atribusi — Anda harus memberikan penghargaan yang sesuai , menyediakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan . Anda dapat melakukannya dengan cara yang wajar, tetapi tidak dengan cara yang menunjukkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada batasan tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau tindakan teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan apa pun yang diizinkan oleh lisensi.








