Mengoptimalkan Peran Konseling di Sekolah Luar Biasa: Analisis Literatur Kualitatif Terhadap Praktik dan Tantangan Intervensi

Authors

  • Edison Universitas Muhammadiyah Buton
  • Samsaifil Universitas Muhammadiyah Buton

Abstract

Meningkatnya permintaan akan pendidikan inklusif di Indonesia mengharuskan optimalisasi praktik konseling di Sekolah Pendidikan Khusus (SLB) untuk mendukung perkembangan psikososial siswa berkebutuhan khusus secara memadai. Artikel ini bertujuan untuk meninjau secara kritis literatur yang ada tentang praktik konseling di SLB, mengidentifikasi variasi metode intervensi dan tantangan struktural yang menghambat layanan konseling yang efektif. Desain penelitian kualitatif menggunakan tinjauan literatur sistematis digunakan, dengan data yang dikumpulkan dari jurnal akademik, buku, dan laporan resmi terkemuka. Analisis dilakukan dalam tiga tahap: mengatur data, mensintesis informasi, dan mengidentifikasi temuan utama. Temuan utama menunjukkan perbedaan yang signifikan dalam praktik konseling karena latar belakang konselor yang bervariasi dan sumber daya yang terbatas, serta kurangnya pendekatan standar dan pelatihan profesional. Hasil ini menggarisbawahi kebutuhan mendesak akan model konseling terintegrasi dan adaptif untuk meningkatkan kualitas layanan dan mendukung pengembangan siswa dalam pengaturan pendidikan yang inklusif. Kesimpulannya, penelitian ini berkontribusi pada bidang dengan menawarkan rekomendasi untuk reformasi kebijakan dan praktik konseling yang lebih baik, sementara juga menyarankan penggabungan penelitian lapangan empiris dalam studi masa depan untuk memvalidasi dan lebih menyempurnakan model intervensi yang diusulkan.

Keywords:

Bimbingan dan Konseling, SLB, Pendidikan Inklusif, Intervensi

References

Arifin, R., & Hartono, S. (2022). Inovasi dan penerapan model konseling di pendidikan inklusif: Tantangan dan peluang. Jurnal Pendidikan Inklusif, 19(1), 12–29.

Andriani, T., & Rahman, F. (2022). Intervensi konseling di Sekolah Luar Biasa: Kajian Literatur. Jurnal Pendidikan Inklusif, 16(1), 30-45.

Bronfenbrenner, U. (1979). The Ecology of Human Development: Experiments by Nature and Design. Cambridge, MA: Harvard University Press.

Erikson, E. H. (1968). Identity: Youth and Crisis. New York, NY: Norton.

Lestari, D. (2020). Hambatan dan potensi pengembangan intervensi konseling di sekolah inklusif. Jurnal Psikologi Pendidikan, 14(2), 65–80.

Hasanah, S., & Setiawan, R. (2021). Intervensi psikososial di SLB: Perspektif kualitatif. Jurnal Pendidikan Khusus, 15(2), 45-60.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2020). Laporan Peningkatan Mutu Pendidikan Inklusif. Jakarta: Kemdikbud.

Nasution, B. (2019). Tantangan dan inovasi di Sekolah Luar Biasa. Bandung: Alfabeta.

Mulyadi, M. (2021). Faktor-faktor pendukung dan penghambat penerapan konseling di SLB. Jurnal Pendidikan Khusus, 18(3), 101–117.

Rogers, C. R. (1951). Client-Centered Therapy: Its Current Practice, Implications and Theory. Boston, MA: Houghton Mifflin.

Rogers, C. R. (1961). On Becoming a Person: A Therapist's View of Psychotherapy. Boston, MA: Houghton Mifflin.

Siregar, A. (2020). Strategi konseling di pendidikan khusus. Jakarta: Pustaka Pendidikan.

Suryani, E. (2021). Strategi Konseling Inklusif untuk Siswa Berkebutuhan Khusus. Bandung: Penerbit Pendidikan.

Yusuf, M. (2020). Analisis Tematik dalam Penelitian Kualitatif: Metode dan Aplikasi. Jakarta: Pustaka Ilmu.

Downloads

Published

2025-02-28

How to Cite

Mengoptimalkan Peran Konseling di Sekolah Luar Biasa: Analisis Literatur Kualitatif Terhadap Praktik dan Tantangan Intervensi. (2025). GUIDELINE: JURNAL BIMBINGAN KONSELING DAN PSIKOLOGI PENDIDIKAN, 1(1), 29-36. https://journal.ycn.or.id/index.php/guideline/article/view/37

Similar Articles

1-10 of 21

You may also start an advanced similarity search for this article.