Mengoptimalkan Peran Konseling di Sekolah Luar Biasa: Analisis Literatur Kualitatif Terhadap Praktik dan Tantangan Intervensi
Abstract
Meningkatnya permintaan akan pendidikan inklusif di Indonesia mengharuskan optimalisasi praktik konseling di Sekolah Pendidikan Khusus (SLB) untuk mendukung perkembangan psikososial siswa berkebutuhan khusus secara memadai. Artikel ini bertujuan untuk meninjau secara kritis literatur yang ada tentang praktik konseling di SLB, mengidentifikasi variasi metode intervensi dan tantangan struktural yang menghambat layanan konseling yang efektif. Desain penelitian kualitatif menggunakan tinjauan literatur sistematis digunakan, dengan data yang dikumpulkan dari jurnal akademik, buku, dan laporan resmi terkemuka. Analisis dilakukan dalam tiga tahap: mengatur data, mensintesis informasi, dan mengidentifikasi temuan utama. Temuan utama menunjukkan perbedaan yang signifikan dalam praktik konseling karena latar belakang konselor yang bervariasi dan sumber daya yang terbatas, serta kurangnya pendekatan standar dan pelatihan profesional. Hasil ini menggarisbawahi kebutuhan mendesak akan model konseling terintegrasi dan adaptif untuk meningkatkan kualitas layanan dan mendukung pengembangan siswa dalam pengaturan pendidikan yang inklusif. Kesimpulannya, penelitian ini berkontribusi pada bidang dengan menawarkan rekomendasi untuk reformasi kebijakan dan praktik konseling yang lebih baik, sementara juga menyarankan penggabungan penelitian lapangan empiris dalam studi masa depan untuk memvalidasi dan lebih menyempurnakan model intervensi yang diusulkan.
Keywords:
Bimbingan dan Konseling, SLB, Pendidikan Inklusif, IntervensiReferences
Arifin, R., & Hartono, S. (2022). Inovasi dan penerapan model konseling di pendidikan inklusif: Tantangan dan peluang. Jurnal Pendidikan Inklusif, 19(1), 12–29.
Andriani, T., & Rahman, F. (2022). Intervensi konseling di Sekolah Luar Biasa: Kajian Literatur. Jurnal Pendidikan Inklusif, 16(1), 30-45.
Bronfenbrenner, U. (1979). The Ecology of Human Development: Experiments by Nature and Design. Cambridge, MA: Harvard University Press.
Erikson, E. H. (1968). Identity: Youth and Crisis. New York, NY: Norton.
Lestari, D. (2020). Hambatan dan potensi pengembangan intervensi konseling di sekolah inklusif. Jurnal Psikologi Pendidikan, 14(2), 65–80.
Hasanah, S., & Setiawan, R. (2021). Intervensi psikososial di SLB: Perspektif kualitatif. Jurnal Pendidikan Khusus, 15(2), 45-60.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2020). Laporan Peningkatan Mutu Pendidikan Inklusif. Jakarta: Kemdikbud.
Nasution, B. (2019). Tantangan dan inovasi di Sekolah Luar Biasa. Bandung: Alfabeta.
Mulyadi, M. (2021). Faktor-faktor pendukung dan penghambat penerapan konseling di SLB. Jurnal Pendidikan Khusus, 18(3), 101–117.
Rogers, C. R. (1951). Client-Centered Therapy: Its Current Practice, Implications and Theory. Boston, MA: Houghton Mifflin.
Rogers, C. R. (1961). On Becoming a Person: A Therapist's View of Psychotherapy. Boston, MA: Houghton Mifflin.
Siregar, A. (2020). Strategi konseling di pendidikan khusus. Jakarta: Pustaka Pendidikan.
Suryani, E. (2021). Strategi Konseling Inklusif untuk Siswa Berkebutuhan Khusus. Bandung: Penerbit Pendidikan.
Yusuf, M. (2020). Analisis Tematik dalam Penelitian Kualitatif: Metode dan Aplikasi. Jakarta: Pustaka Ilmu.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Samfail, Edison, S.Pd., M.Pd

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis menyatakan bahwa:
- Semua penulis telah mengetahui dan menyetujui kebijakan ini bersama;
- Naskah artikel ini belum dipublikasikan secara resmi di jurnal atau penerbit dengan ISSN atau ISBN terdaftar, kecuali hanya berupa abstrak atau bagian dari materi kuliah, skripsi, tesis, atau disertasi yang tidak diterbitkan;
- Naskah ini tidak sedang dalam proses evaluasi di jurnal lain dan tidak dipertimbangkan untuk publikasi di tempat lain;
- Semua penulis, institusi afiliasi penulis, otoritas yang berwenang, serta lembaga yang terlibat dalam kegiatan ini telah menyetujui publikasi naskah ini;
- Naskah ini tidak melanggar hak cipta atau mengandung materi yang dapat menimbulkan sengketa hak cipta.
Perjanjian Hak Cipta dan Lisensi:
- Penulis memegang hak cipta dan hak kepemilikan atas artikel ini;
- Penulis berhak menggunakan konten artikel ini untuk karya penulis di masa depan, termasuk untuk bahan kuliah dan buku;
- Penulis memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal di bawah lisensi Creative Commons (CC BY 4.0).
Pernyataan Lisensi CC BY 4.0
Anda bebas untuk:
- Bagikan — salin dan distribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun untuk tujuan apa pun, bahkan komersial.
- Beradaptasi — mencampur, mengubah, dan mengembangkan materi tersebut untuk tujuan apa pun, bahkan secara komersial.
- Pemberi lisensi tidak dapat mencabut kebebasan ini selama Anda mengikuti ketentuan lisensi.
Dengan ketentuan sebagai berikut:
- Atribusi — Anda harus memberikan penghargaan yang sesuai , menyediakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan . Anda dapat melakukannya dengan cara yang wajar, tetapi tidak dengan cara yang menunjukkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada batasan tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau tindakan teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan apa pun yang diizinkan oleh lisensi.








