Peran Bimbingan Konseling dalam Meningkatkan Pendidikan Inklusi

Authors

  • Ulwiyatul Aulia STKIP ANDI MATAPPA
  • Ilmi Nuradha Sari Tamrin STKIP ANDI MATAPPA
  • Achmad Ramzy Tamrin STKIP ANDI MATAPPA
  • Arhan STKIP ANDI MATAPPA
  • Ahmad Yusuf STKIP ANDI MATAPPA

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran bimbingan konseling dalam meningkatkan pendidikan inklusi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode literatur review, penelitian ini menganalisis berbagai studi yang telah dilakukan sebelumnya terkait topik ini. Pengumpulan data dilakukan secara terstruktur, mulai dari mengidentifikasi sumber yang relevan, melakukan analisis secara komprehensif terhadap isi dalam artikel hingga menyusun literatur dari masing-masing artikel jurnal tersebut. Teknik analisis data menggunakan analisis diskursif, teknik analisis ini di gunakan untuk dapat memahami makna bahasa dalam artikel yang di review dan mengembangkan teori baru atau memperkuat teori yang sudah ada. Dengan demikian pendekatan tinjauan pustaka (literatur review) ini memungkinkan peneliti untuk mengidentifikasi berbagai pandangan dan teori yang beragam dengan analisis ini peneliti dapat mengkaji kesenjangan pengetahuan, serta temuan signifikan yang ada dalam artikel yang di review. Hasil penelitian, bimbingan konseling berkontribusi pada penciptaan budaya sekolah yang inklusif dan positif. Untuk memaksimalkan dampak bimbingan konseling, penting bagi lembaga pendidikan untuk memberikan pelatihan yang memadai bagi konselor. Peran dan sarana dalam meningkatkan kualitas pendidikan inklusi sangatlah penting. Pemangku kepentingan yang terlibat harus bekerja sama untuk menciptakan lingkungan yang mendukung, sementara sarana yang memadai harus disediakan untuk memenuhi kebutuhan semua siswa. Dengan demikian, pendidikan inklusi dapat terlaksana secara efektif dan memberikan manfaat yang maksimal bagi seluruh peserta didik.

Keywords:

Bimbingan konseling, Pendidikan Inklusi, Siswa Berkebutuhan Khusus, peran guru konseling

References

Akbar, B. F., & Suparmi, S. (2024). Peran Sarana Sekolah dalam Meningkatkan Aksesibilitas dan Kualitas Pendidikan bagi Siswa Tuna Daksa di Sekolah Menengah Pertama. Jurnal Basicedu, 8(4), 2371-2379.

Berlian, U. C., Wulandari, R. P., Said, M., & Brilianti, N. L. (2013). Peran Guru Kelas dan Guru Pendamping Khusus Dalam Meningkatkan Latanan Pendidikan Inklusi Di TK Ibnu Sina. al-Afkar, Journal Fot Islamic Studies, 6(2), 623-634.

Fahrezi, R. M. (2024). Peran Guru Dlam Meningkatkan Kualitas Pendidikan Inklusi. Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Jakarta, Indonesia, 1(1), 1-7.

Hadi, A., & Laras, P. P. B. (2021). Peran Bimbingan dan Konseling Dalam Pendidikan Inklusi. Jurnal Selaras: Kajin Bimbingan dan Konseling Serta Psikologi Pendidikan, 4(1), 17-24.

Heward, W. L. (2013). Exceptional children: An introduction to special education. Pearson.

Ika, I., & Soliah, S. (2023). Peran Guru Bimbingan Konseling Terhadap Layanan Pendidikan Inklusi. Jurnal Bimbingan Konseling danPsikologi, 6(1), 152-166.

Irmayanti, R., & Yuliani, W. (2020). Peran Bimbingan dan Konseling di Sekolah Inklusif. JPK (Jurnal Pendidikan Khusus), 16(2), 87-93.

Kurniawan, A. (2018). Peran guru bimbingan konseling dalam pendidikan inklusi. Jurnal Pendidikan Inklusi, 4(2), 87-98.

Lattu, D. (2018). Peran guru bimbingan dan konseling pada sekolah penyelenggara pendidikan inklusi. Jurnal Bimbingan dan Konseling Terapan, 2(1), 61-67.

Yuliawanti, R (2019). Peran Kolaboratif Konselordi Sekolah Inklusif. Jurnal Ide Guru,4(1), 68-74.

Downloads

Published

2025-02-28

How to Cite

Peran Bimbingan Konseling dalam Meningkatkan Pendidikan Inklusi. (2025). GUIDELINE: JURNAL BIMBINGAN KONSELING DAN PSIKOLOGI PENDIDIKAN, 1(1), 9-17. https://journal.ycn.or.id/index.php/guideline/article/view/35

Similar Articles

1-10 of 19

You may also start an advanced similarity search for this article.