Peran Filsafat Dalam Membentuk Cara Berpikir Guru Bimbingan dan Konseling di Sekolah
Abstract
Artikel ini mengkaji bagaimana filsafat berperan dalam membentuk cara berpikir guru Bimbingan dan Konseling (BK) di sekolah melalui metode literatur review terhadap berbagai sumber publikasi periode 2017-2025. Guru BK memiliki tugas yang tidak sederhana Guru BK harus memahami siswa dengan segala kompleksitas permasalahannya, memberikan bimbingan yang tepat, dan mengambil keputusan etis dalam situasi yang sering kali tidak hitam-putih. Di sinilah filsafat menjadi penting. Filsafat memberikan landasan berpikir yang kuat melalui tiga unsur dasarnya: ontologi (hakikat realitas), epistemologi (cara memperoleh pengetahuan), dan aksiologi (nilai dan etika). Hasil kajian menunjukkan bahwa pemahaman ontologis membantu guru BK melihat siswa sebagai pribadi yang utuh dan dinamis, bukan sekadar objek yang bermasalah. Epistemologi mengajarkan guru BK cara membangun pengetahuan yang valid tentang siswa melalui berbagai metode seperti observasi, wawancara, dan refleksi kritis. Sementara aksiologi membimbing guru BK dalam mengambil keputusan yang tidak hanya efektif tetapi juga etis dan bermakna bagi perkembangan siswa. Penelitian ini menegaskan bahwa guru BK yang memiliki landasan filosofis yang kuat akan lebih mampu berpikir kritis, reflektif, dan bijaksana dalam menjalankan tugasnya di sekolah.
Keywords:
Filsafat, Guru BK, Ontologi, Epistemologi, AksiologiReferences
Afni, F., Rosif, E., Fatahilla, L., & Baihaqi, M. I. (2023). Filsafat ilmu: Ide, gagasan, penalaran dan logika sebagai dasar pengetahuan. Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah, 1(3), 91-100. https://doi.org/10.5281/zenodo.12741360
Bunda, I. P., Sufyarma, & Karneli, Y. (2024). Dasar keilmuan bimbingan konseling dalam perspektif filsafat ilmu (Ontologi, epistimologi dan aksiologi dalam bimbingan konseling). Indo-MathEdu Intellectuals Journal, 5(3), 3796-3802. https://doi.org/10.54373/imeij.v5i3.1380
Burnham, J. J., Fye, H., Jackson, C. M., Ocampo, M., & Clark, L. (2024). A 20-year review of school counselor roles: Discrepancies between actual practice and existing models. Journal of Counselor Preparation and Supervision, 18(2). https://doi.org/10.70013/z4hl7wy9
Carera, V. A., Fadila, F., & Nafrial, N. (2023). Strategi Guru Bimbingan Dan Konseling Dalam Mengatasi Masalah Keterampilan Belajar Siswa Di SMP Negeri 3 Rejang Lebong (Doctoral dissertation, Institut Agama Islam Curup).
Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). Sage Publications.
Dewi, I. A. L. S., Suranata, K., & Dharsana, K. (2020). Urgensi keterampilan berpikir kritis pada remaja di era 4.0. Journal of Education and Counseling, 1(1), 38-52.
Fitara, L. C. (2023). Kajian ontologi, epistemologi dan aksiologi dalam bimbingan konseling. Jurnal Bimbingan dan Konseling Terapan, 6(2), 125-134. http://ojs.unpatti.ac.id/index.php/bkt
Habsy, B. A. (2017). Filosofi ilmu bimbingan dan konseling Indonesia. Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik), 2(1), 1-11. https://doi.org/10.26740/jp.v2n1.p1-11
Halisa Ilyas, H. (2020). Perilaku menyimpang dan intervensi konseling pada peserta didik di Unit Pelaksana Teknis SMA Negeri I Palopo (Doctoral dissertation, Institut Agama Islam Negeri Palopo).
Hariko, R. (2017). Landasan filosofis keterampilan komunikasi konseling. Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling, 2(2), 41-49. https://doi.org/10.17977/um001v2i22017p041
Haryono, S. E., & Maulana, I. (2024). Pengembangan kemampuan deliberasi moral konselor melalui pendekatan reflektif. Jurnal Konseling Indonesia, 9(2), 115-128.
Hastiani, & Rahmi, N. (2021). Peranan filsafat ilmu bimbingan dan konseling dalam kompetensi konselor multikultural di Indonesia. Jurnal Konseling Gusjigang, 7(1), 1-6. https://doi.org/10.24176/jkg.v7i1.8425
Hidayat, A. (2023). Internalisasi Nilai Kearifan Lokal dalam Keilmuan Bimbingan dan Konseling. Indonesian Journal of Educational Counseling, 7(2), 209-221.
Hidayat, M. S., & Puspita, Y. (2024). Studi Pedagogik Sebagai Ilmu Pengetahuan: Analisis Antologi, Epistimologi Dan Aksiologi. Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan, 2(2), 42-53.
Nurhasanah, N., Nisa, C., & Lesmana, G. (2025). Peran Bimbingan Konseling dalam Pengembangan Potensi Siswa. Counselia; Jurnal Bimbingan Konseling Pendidikan Islam, 6(1), 267-274.
Puandina, A. B., & Assagaf, J. (2023). Filsafat ilmu: Landasan ontologi, epistemologi, aksiologi dalam konseling Islam. Jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat, 2(1), 58-67. https://doi.org/10.5281/zenodo.12741361
Rahmadani, R., Prayitno, & Karneli, Y. (2021). Ontologi, epistemologi, aksiologi dalam psikologi konseling. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(1), 859-862. https://doi.org/10.31004/jptam.v5i1.1032
Rahmawati, D. (2020). Memahami perilaku siswa: Perspektif psikologi perkembangan. Jurnal Psikologi Pendidikan, 15(2), 78-92.
Ramli, M., Hidayah, N., & Saputra, N. M. A. (2023). Investigating the need for self-help design of technology-based reality counseling. Proceedings of the International Conference on Educational Management and Technology. Atlantis Press. https://doi.org/10.2991/978-2-494069-95-4
Rimayati, E. (2023). Cyber Counseling: Inovasi Layanan Bimbingan Dan Konseling Di Era Digital. Asadel Liamsindo Teknologi.
Sa'adah, K., Wulandari, T., & Lesmana, G. (2025). Urgensi dan kedudukan bimbingan konseling (BK) di sekolah. Counselia: Jurnal Bimbingan Konseling Pendidikan Islam, 6(1), 237-244. https://doi.org/10.31943/counselia.v6i1.186
Santosa, H. (2022). Bimbingan dan Konseling Berparadigma Profetik. Uad Press.
Santosa, H., Setiawan, F., Inawati, I., Setyanto, B. N., Prasetya, A. F., Winarni, T., & Meilani, N. (2025). Pelatihan bimbingan dan konseling profetik berbasis metode Sokratik bagi konselor di sekolah. Jurnal SOLMA, 14(1), 1373-1383. https://doi.org/10.22236/solma.v14i1.15509
Setiawan, G. D., & Yaniasti, N. L. (2023). Karakteristik Kepribadian Konselor/Guru Bimbingan dan Konseling Era Merdeka Belajar. Daiwi Widya, 10(2), 1-11.
Shaldehi, M. I., Salimi, L., & Rasouli, S. E. (2025). Explanation of Epistemology in Caring Thinking from Matthew Lipman's Perspective. International Journal of Education and Cognitive Sciences, 1-8.
Susanty, F. (2022). Peran guru BK dalam pelaksanaan bimbingan dan konseling serta mengatasi kenakalan siswa di SMA IT Raudhatul Ulum Sakatiga Kabupaten Ogan Ilir. PUSTAKA: Jurnal Bahasa dan Pendidikan, 2(3), 90-110. https://doi.org/10.56910/pustaka.v2i3.151
Syaputra, H., Nugroho, A. H., & Ramadhani, P. (2023). Filsafat ilmu BK di Indonesia: Tinjauan Pancasila sebagai landasan. Jurnal Penelitian Pendidikan Karakter, 5(1), 45-58.
Thohir, M. (2021). Filsafat Ilmu Bimbingan Dan Konseling Islam: Integrasi Aspek Ilmiah Dan Ilahiah. Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam, 4(1), 41-58.
Trottier, L. K., Reiner, S. M., & Cochran, W. S. (2024). Debriefing experiential learning in counselor education. Counselor Education and Supervision. https://doi.org/10.1002/ceas.12299
Ulfah, I. F. (2025). Optimalisasi Peran Guru Bimbingan Konseling Dalam Menangani Kesulitan Belajar Peserta Didik SD Plus 3 Al-Muhajirin Purwakarta. Al-Hasib: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 2(2), 380-391.
Unwakoly, S. (2022). Berfikir kritis dalam filsafat ilmu: Kajian dalam ontologi, epistemologi, dan aksiologi. Jurnal Filsafat Indonesia, 5(2), 95-102. https://doi.org/10.23887/jfi.v5i2.42561
Zed, M. (2008). Metode penelitian kepustakaan (2nd ed.). Yayasan Obor Indonesia.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rahmad Boli Raya, Dr. Akhmad Fajar Prasetya, M.Pd

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis menyatakan bahwa:
- Semua penulis telah mengetahui dan menyetujui kebijakan ini bersama;
- Naskah artikel ini belum dipublikasikan secara resmi di jurnal atau penerbit dengan ISSN atau ISBN terdaftar, kecuali hanya berupa abstrak atau bagian dari materi kuliah, skripsi, tesis, atau disertasi yang tidak diterbitkan;
- Naskah ini tidak sedang dalam proses evaluasi di jurnal lain dan tidak dipertimbangkan untuk publikasi di tempat lain;
- Semua penulis, institusi afiliasi penulis, otoritas yang berwenang, serta lembaga yang terlibat dalam kegiatan ini telah menyetujui publikasi naskah ini;
- Naskah ini tidak melanggar hak cipta atau mengandung materi yang dapat menimbulkan sengketa hak cipta.
Perjanjian Hak Cipta dan Lisensi:
- Penulis memegang hak cipta dan hak kepemilikan atas artikel ini;
- Penulis berhak menggunakan konten artikel ini untuk karya penulis di masa depan, termasuk untuk bahan kuliah dan buku;
- Penulis memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal di bawah lisensi Creative Commons (CC BY 4.0).
Pernyataan Lisensi CC BY 4.0
Anda bebas untuk:
- Bagikan — salin dan distribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun untuk tujuan apa pun, bahkan komersial.
- Beradaptasi — mencampur, mengubah, dan mengembangkan materi tersebut untuk tujuan apa pun, bahkan secara komersial.
- Pemberi lisensi tidak dapat mencabut kebebasan ini selama Anda mengikuti ketentuan lisensi.
Dengan ketentuan sebagai berikut:
- Atribusi — Anda harus memberikan penghargaan yang sesuai , menyediakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan . Anda dapat melakukannya dengan cara yang wajar, tetapi tidak dengan cara yang menunjukkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada batasan tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau tindakan teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan apa pun yang diizinkan oleh lisensi.








