Menuju Konseling Digital yang Memanusiakan Manusia: Kajian Filosofis Berbasis Teori Humanistik Carl Rogers

Authors

  • Sahda Estinengtyas Universitas Ahmad Dahlan
  • Akhmad Fajar Prasetya Universitas Ahmad Dahlan

Abstract

Perkembangan konseling digital telah mengubah cara konseling dilakukan, khususnya dalam hubungan antara konselor dan orang yang diberi bimbingan. Teknologi memudahkan akses dan memberikan fleksibilitas layanan, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran bahwa sisi kemanusiaan akan hilang jika konseling dilakukan secara kaku dan mengikuti prosedur. Oleh karena itu, sangat penting untuk melakukan kajian mendalam agar konseling digital tetap berfokus pada hubungan antar manusia. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti konseling digital dengan menggunakan teori humanistik dari Carl Rogers, dengan menyoroti pentingnya empati, penerimaan tanpa syarat, dan keaslian konselor dalam konteks layanan yang berbasis teknologi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan mengkaji literatur dari artikel jurnal nasional dan internasional yang berhubungan dengan konseling digital dan pendekatan humanistik. Analisis data dilakukan dengan menemukan tema-tema utama yang berkaitan dengan hubungan dalam konseling, kehadiran psikologis, dan peran teknologi dalam praktik konseling. Hasil kajian menunjukkan bahwa konseling digital masih bisa memanusiakan orang jika prinsip-prinsip humanistik diterapkan sebagai dasar. Empati ditunjukkan melalui komunikasi yang hangat dan responsif, penerimaan tanpa syarat terlihat dari sikap menghargai konseli apa adanya, dan keaslian konselor tampak dalam konsistensi dan ketulusan saat berinteraksi secara daring. Dengan begitu, konseling digital perlu dipahami sebagai ruang berinteraksi yang tetap mengutamakan nilai-nilai kemanusiaan dalam proses bimbingan dan konseling. 

Keywords:

Konseling Digital, Teori Humanistik, Relasi Konseling, Empati

References

ontiers in Psychiatry, 13. https://doi.org/10.3389/fpsyt.2022.819623

Tsai, W.-H. S., Liu, Y., & Chuan, C.-H. (2021). How chatbots’ social presence communication enhances consumer engagement: the mediating role of parasocial interaction and dialogue. Journal of Research in Interactive Marketing, 15(3), 460–482. https://doi.org/10.1108/JRIM-12-2019-0200

Utami, C. A., Agustina, S., Humairoh, S. M., & Nasution, T. Ma. S. (2023). Sosialisasi Etika Konseling: Menjaga Kerahasiaan dan Privasi Klien di Era Digital. PENDALAS : Jurnal Penelitian Tindakan Kelas Dan Pengabdian Masyarakat, 262–287.

Yang, W., Fang, A., Shah, R. S., Mathur, Y., Yang, D., Zhu, H., & Kraut, R. E. (2024). What Makes Digital Support Effective? How Therapeutic Skills Affect Clinical Well-Being. Proceedings of the ACM on Human-Computer Interaction, 8(CSCW1), 1–29. https://doi.org/10.1145/3641029

Yasin, Y., & Sa’adah, N. (2024). Konseling Online Alternatif Pemberian Dukungan Psikologis. JUBIKOPS: Jurnal Bimbingan Konseling Dan Psikologi, 4(September), 11–19.

Zhang, N., & Hu, W. (2024). Do Psychological Ownership and Communicative Presence Matter? Examining How User-Generated Content in E-Commerce Live Streaming Influences Consumers’ Purchase Intention. Behavioral Sciences, 14(8), 696. https://doi.org/10.3390/bs14080696

Downloads

Published

2026-03-05

How to Cite

Menuju Konseling Digital yang Memanusiakan Manusia: Kajian Filosofis Berbasis Teori Humanistik Carl Rogers. (2026). GUIDELINE: JURNAL BIMBINGAN KONSELING DAN PSIKOLOGI PENDIDIKAN, 2(1). https://journal.ycn.or.id/index.php/guideline/article/view/122

Similar Articles

1-10 of 16

You may also start an advanced similarity search for this article.