Gerakan Ibu Peduli Stunting sebagai Upaya Peningkatan Pengetahuan Pencegahan Stunting pada Ibu Balita
Abstract
Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia yang berdampak terhadap pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan kualitas sumber daya manusia. Rendahnya pengetahuan ibu mengenai gizi, ASI eksklusif, dan pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) menjadi salah satu faktor risiko stunting. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu dalam pencegahan stunting sejak dini. Kegiatan dilaksanakan di Desa Errabu, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep pada Januari-April 2025 dengan melibatkan 30 peserta yang terdiri atas ibu hamil, ibu menyusui, dan ibu yang memiliki balita. Metode yang digunakan meliputi survei awal, edukasi kesehatan melalui ceramah interaktif, diskusi, demonstrasi penyusunan menu gizi seimbang dan pembuatan MP-ASI berbahan pangan lokal, pembentukan kader Ibu Peduli Stunting, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta, ditandai dengan meningkatnya persentase kategori pengetahuan baik dari 60% menjadi 90% dan rata-rata skor pengetahuan dari 65,2 menjadi 87,5. Selain itu, peserta menunjukkan peningkatan keterampilan dalam penyusunan menu bergizi dan pembuatan MP-ASI. Berdasarkan hasil evaluasi deskriptif, kegiatan PKM ini menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan ibu mengenai pencegahan stunting serta berpotensi mendukung upaya pemberdayaan masyarakat dalam percepatan penurunan stunting.
Keywords:
Stunting, Edukasi Kesehatan, Ibu, MP-ASI, PencegahanDOI:
https://doi.org/10.71049/znyp7491References
Beal, T., Tumilowicz, A., Sutrisna, A., Izwardy, D., & Neufeld, L. M. (2018). A review of child stunting determinants in Indonesia. Maternal & Child Nutrition, 14(4), e12617. https://doi.org/10.1111/mcn.12617
Black, R. E., Victora, C. G., Walker, S. P., Bhutta, Z. A., Christian, P., de Onis, M., Ezzati, M., Grantham-McGregor, S., Katz, J., Martorell, R., & Uauy, R. (2013). Maternal and child undernutrition and overweight in low-income and middle-income countries. The Lancet, 382(9890), 427–451. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(13)60937-X
de Onis, M., & Branca, F. (2016). Childhood stunting: A global perspective. Maternal & Child Nutrition, 12(S1), 12–26. https://doi.org/10.1111/mcn.12231
Dewi, N. K., Kusumasari, H. A. R., Andarini, S., & Indrawan, I. W. A. (2023). Nutritional factors affecting stunting among toddlers. Amerta Nutrition, 7(1SP), 25–29. https://doi.org/10.20473/amnt.v7i1SP.2023.25-29
Grathima, E. F., Yunitasari, E., & Indarwati, R. (2024). The impact of complementary food interventions on stunting prevention: A systematic review. Indonesian Journal of Community Health Nursing, 9(2). https://doi.org/10.20473/ijchn.v9i2.47246
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Buku saku hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022. Kementerian Kesehatan RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2025, 26 Mei). SSGI 2024: Prevalensi stunting nasional turun menjadi 19,8%. https://www.kemkes.go.id/eng/ssgi-2024-prevalensi-stunting-nasional-turun-menjadi-198
Lassi, Z. S., Das, J. K., Zahid, G., Imdad, A., & Bhutta, Z. A. (2013). Impact of education and provision of complementary feeding on growth and morbidity in children less than 2 years of age in developing countries: A systematic review. BMC Public Health, 13(Suppl 3), S13. https://doi.org/10.1186/1471-2458-13-S3-S13
Natasia, K., Rahmawati, D. P., & Ardianti, R. D. (2025). Gambaran prevalensi stunting dan praktik pemberian ASI eksklusif di Indonesia berdasarkan data SSGI 2024. Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan. https://doi.org/10.22487/qzghht55
Nurhayati, D., Sari, R., & Putri, N. (2023). The effect of nutrition education on maternal knowledge and stunting prevention behavior among mothers with toddlers. International Journal of Public Health Science, 12(4), 1452–1459. https://doi.org/10.61099/junedik.v3i1.68
Simbolon, D., & Putri, N. (2024). Stunting prevention through exclusive breastfeeding in Indonesia: A meta-analysis approach. Amerta Nutrition, 8(1SP), 105–112. https://doi.org/10.20473/amnt.v8i1SP.2024.105-112
UNICEF East Asia and Pacific. (2023). A comprehensive nutrient gap assessment: Estimating micronutrient gaps during the complementary feeding period. UNICEF. https://www.unicef.org/eap/reports/comprehensive-nutrient-gap-assessment
Victora, C. G., Christian, P., Vidaletti, L. P., Gatica-Domínguez, G., Menon, P., & Black, R. E. (2021). Revisiting maternal and child undernutrition in low-income and middle-income countries: Variable progress towards an unfinished agenda. The Lancet, 397(10282), 1388–1399. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(21)00394-9
World Health Organization. (2023). Child malnutrition: Stunting. World Health Organization. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/malnutrition
World Health Organization & United Nations Children's Fund. (2023). Indicators for assessing infant and young child feeding practices: Definitions and measurement methods. WHO.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Nelyta Oktavianisya, Sugesti Aliftitah (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis menyatakan bahwa:
- Semua penulis telah mengetahui dan menyetujui kebijakan ini bersama;
- Naskah artikel ini belum dipublikasikan secara resmi di jurnal atau penerbit dengan ISSN atau ISBN terdaftar, kecuali hanya berupa abstrak atau bagian dari materi kuliah, skripsi, tesis, atau disertasi yang tidak diterbitkan;
- Naskah ini tidak sedang dalam proses evaluasi di jurnal lain dan tidak dipertimbangkan untuk publikasi di tempat lain;
- Semua penulis, institusi afiliasi penulis, otoritas yang berwenang, serta lembaga yang terlibat dalam kegiatan ini telah menyetujui publikasi naskah ini;
- Naskah ini tidak melanggar hak cipta atau mengandung materi yang dapat menimbulkan sengketa hak cipta.
Perjanjian Hak Cipta dan Lisensi:
- Penulis memegang hak cipta dan hak kepemilikan atas artikel ini;
- Penulis berhak menggunakan konten artikel ini untuk karya penulis di masa depan, termasuk untuk bahan kuliah dan buku;
- Penulis memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal di bawah lisensi Creative Commons (CC BY 4.0).
Pernyataan Lisensi CC BY 4.0
Anda bebas untuk:
- Bagikan — salin dan distribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun untuk tujuan apa pun, bahkan komersial.
- Beradaptasi — mencampur, mengubah, dan mengembangkan materi tersebut untuk tujuan apa pun, bahkan secara komersial.
- Pemberi lisensi tidak dapat mencabut kebebasan ini selama Anda mengikuti ketentuan lisensi.
Dengan ketentuan sebagai berikut:
- Atribusi — Anda harus memberikan penghargaan yang sesuai , menyediakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan . Anda dapat melakukannya dengan cara yang wajar, tetapi tidak dengan cara yang menunjukkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada batasan tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau tindakan teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan apa pun yang diizinkan oleh lisensi.






