Sosialisasi Tentang Pembatasan Konsumsi Makanan Manis, Asin, dan Berlemak Pada Mahasiswa FISIP Universitas Halu Oleo

Authors

  • Muh. Ilmi Fajri Anata A. Universitas Halu Oleo Author
  • Irma Yunawati Universitas Halu Oleo Author

Abstract

Perubahan gaya hidup di kalangan mahasiswa mendorong meningkatnya konsumsi makanan manis, asin, dan berlemak yang berisiko menimbulkan berbagai penyakit tidak menular, seperti obesitas, hipertensi, dan diabetes melitus. Kurangnya pengetahuan gizi serta kemudahan akses terhadap makanan cepat saji menjadi faktor yang memengaruhi perilaku konsumsi tersebut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Halu Oleo mengenai pentingnya membatasi konsumsi makanan manis, asin, dan berlemak sebagai upaya pencegahan penyakit tidak menular sejak usia muda. Metode yang digunakan pembagian leaflet serta memberi sambutan, pembagian kertas quisioner, dan sesi dokumentasi bersama mahasiswa FISIP. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Juli 2025 dengan sasaran 20 mahasiswa berusia 18-21 tahun. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sebagian besar responden mampu memahami materi yang disampaikan dan menunjukkan peningkatan pengetahuan mengenai dampak konsumsi berlebihan makanan manis, asin, dan berlemak terhadap kesehatan. Media leaflet   terbukti efektif sebagai sarana edukasi yang sederhana dan mudah dipahami. Kegiatan ini dapat disimpulkan bahwa edukasi gizi melalui sosialisasi dan media cetak mampu meningkatkan pengetahuan mahasiswa dan diharapkan dapat mendorong perubahan perilaku konsumsi ke arah pola makan yang lebih sehat.

Keywords:

Pengetahuan Gizi, Makanan Manis, Asin, Berlemak

DOI:

https://doi.org/10.71049/jq7c6s97

References

Afifah, D. N., & Suryanto, D. (2020). Edukasi gizi dan pengaruhnya terhadap pengetahuan serta sikap konsumsi makanan sehat pada remaja. Jurnal Gizi Indonesia, 8(2), 85–92.

Andjani, S., & Nadhiroh, S. R. (2025). Association between knowledge, attitudes, and practices of sugar, salt, and fat consumption among junior high school students. Journal of Nutrition and Health, 13(2), 243–249.

Arifin, Z., & Sulistyoningsih, H. (2021). Perilaku konsumsi makanan cepat saji dan faktor yang memengaruhinya pada mahasiswa. Media Gizi Indonesia, 16(1), 45–52.

Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. (2018). Laporan nasional Riskesdas 2018. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Brown, T., Moore, T. H., Hooper, L., Gao, Y., Zayegh, A., Ijaz, S., & Summerbell, C. D. (2019). Interventions for preventing obesity in children and adolescents. Cochrane Database of Systematic Reviews, 7, CD001871.

Contento, I. R. (2016). Nutrition education: Linking research, theory, and practice (3rd ed.). Jones & Bartlett Learning.

Dewi, R. K., & Lestari, W. (2022). Efektivitas media leaflet terhadap peningkatan pengetahuan gizi seimbang pada mahasiswa. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 17(2), 101–108.

Glanz, K., Rimer, B. K., & Viswanath, K. (2015). Health behavior: Theory, research, and practice (5th ed.). Jossey-Bass.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Profil kesehatan Indonesia tahun 2020. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Pedoman gizi seimbang. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Lestari, N. P., & Rahmawati, I. (2021). Hubungan pengetahuan gizi dengan perilaku makan pada mahasiswa. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 16(3), 289–296.

Nugroho, A., & Handayani, O. W. K. (2020). Promosi kesehatan dan perubahan perilaku makan pada usia dewasa muda. Public Health Perspective Journal, 5(2), 75–82.

Poltekkes Kementerian Kesehatan Yogyakarta. (2021). Strategi implementasi pencantuman informasi kandungan gula, garam, dan lemak. Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

Popkin, B. M., Corvalan, C., & Grummer-Strawn, L. M. (2020). Dynamics of the double burden of malnutrition. The Lancet, 395(10217), 65–74.

Puskesmas Meninting. (2023). Batasi konsumsi makanan manis, asin, dan berlemak. Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Barat.

Sari, M., & Fitriani, A. (2023). Edukasi gizi sebagai upaya pencegahan penyakit tidak menular pada mahasiswa. Jurnal Pengabdian Kesehatan, 4(1), 12–18.

Story, M., Kaphingst, K. M., Robinson-O’Brien, R., & Glanz, K. (2008). Creating healthy food and eating environments. Annual Review of Public Health, 29, 253–272.

World Health Organization. (2020). Guideline: Salt, sugar and fat intake for adults and children. World Health Organization.

World Health Organization, & Food and Agriculture Organization. (2019). Diet, nutrition and the prevention of chronic diseases. World Health Organization.

Yusuf, A., & Prasetyo, B. (2022). Pendidikan gizi dan perubahan pola konsumsi makanan tinggi gula, garam, dan lemak. Jurnal Ilmu Gizi dan Dietetik, 11(2), 134–141.

Downloads

Published

31-12-2025

How to Cite

Sosialisasi Tentang Pembatasan Konsumsi Makanan Manis, Asin, dan Berlemak Pada Mahasiswa FISIP Universitas Halu Oleo. (2025). Jurnal Publikasi Pengabdian Masyarakat: Inovasi Dan Pemberdayaan, 1(2), 89-95. https://doi.org/10.71049/jq7c6s97