Pengalaman Anak dalam Menyesuaikan Diri dengan Kehidupan di Panti Sosial
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara mendalam pengalaman anak-anak dalam menyesuaikan diri dengan kehidupan di Panti Sosial Rehabilitasi Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus (PSRAMPK). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi untuk memahami makna subjektif dari pengalaman individu dalam konteks kehidupan sehari-hari. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan tiga partisipan yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses penyesuaian berlangsung secara bertahap dan mencakup tiga dimensi utama berdasarkan teori Schneiders (2008), yaitu: keharmonisan pribadi, keharmonisan dengan lingkungan, serta kemampuan menghadapi ketegangan dan konflik. Pada tahap awal tinggal di panti, para partisipan mengalami perasaan takut, bingung, dan rindu rumah akibat lingkungan yang belum familiar. Seiring waktu, perasaan tersebut berangsur berkurang ketika mereka mulai mengembangkan penerimaan diri, kemandirian, dan keseimbangan emosional melalui dukungan dari teman sebaya. Secara sosial, anak-anak mampu beradaptasi dengan baik terhadap aturan, rutinitas, dan keterbatasan fasilitas di panti, sambil membangun hubungan positif dengan teman sebaya. Mereka juga menggunakan strategi koping yang konstruktif seperti berbagi cerita, mendengarkan musik, dan melakukan aktivitas fisik untuk mengelola stres emosional. Penelitian ini memperkaya pemahaman mengenai proses penyesuaian pribadi dan sosial pada anak-anak yang tinggal di lingkungan panti sosial. Meskipun memiliki keterbatasan karena jumlah partisipan yang sedikit dan lokasi penelitian yang tunggal, temuan ini menegaskan pentingnya dukungan sosial dan lingkungan yang penuh kasih saying dalam menumbuhkan kesejahteraan psikologis anak.
Keywords:
penyesuaian diri , anak panti, fenomenologi, dukungan sosial, kesejahteraan psikologisReferences
Alkayyis, M. Y., Yuliani, D., & Windriyati, W. (2021). Penyesuaian Diri Anak Asuh di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA). Pekerjaan Sosial, 20(1), 1–17. https://doi.org/10.31595/peksos.v20i1.355
Desmita.(2017). Psikologi Perkembangan Peserta Didik. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Ertekin, Z., & Berument, S. K. (2021). Self-concept development of children in institutional care, alternative care types and biological family homes: Testing differential susceptibility. Applied Developmental Science, 25(4), 307–321.
Firmansyah, F., & Sovitriana, R. (2021). Penyesuaian Diri pada Remaja yang Tinggal di Panti Asuhan. Psikologi Kreatif Inovatif, 1(1), 25–31.
Hurlock, (2008). Psikologi Perkembangan Sepanjang Rentang Kehidupan Edisi Kelima, Jakarta: Erlangga.
Muhammad Faris Hermawan, & Wa Ode Asmawati. (2025). Peningkatan Kemandirian Anak Yatim melalui Pelatihan Keterampilan di Panti Asuhan Wisma Karya Bakti. Sosial Simbiosis : Jurnal Integrasi Ilmu Sosial Dan Politik, 2(2), 179–188. https://doi.org/10.62383/sosial.v2i2.1593
Putri, P. S. (2018). PENYESUAIAN DIRI REMAJA PANTI ASUHAN (Studi Kasus pada Seorang Remaja Laki-laki yang Tinggal di Panti Asuhan X Bandung). In Search, 17(2), 83–94. https://doi.org/10.37278/insearch.v17i2.89
Rahmah, S., Asmidir, A., & Nurfahanah, N. (2016). Masalah-Masalah yang dialami Anak Panti Asuhan dalam Penyesuaian Diri dengan Lingkungan. Konselor, 3(3), 107. https://doi.org/10.24036/02014332993-0-00
Schneiders, A.A. (2008). Personal Adjustment and Mental Health. New York: Holtt. Renchart and Winston Inc.
Sugiyono. (2012). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2020). Metode penelitian kualitatif. Bandung: Alfabeta
Walgito, B. (2003). Pengantar Psikologi Umum. Yogyakarta: Yayasan Penerbitan Fakultas Psikologi UGM.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Nike Febrianti, Selvi Anggia Pratiwi, Yuli Indah Sari, Alrefi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis menyatakan bahwa:
- Semua penulis telah mengetahui dan menyetujui kebijakan ini bersama;
- Naskah artikel ini belum dipublikasikan secara resmi di jurnal atau penerbit dengan ISSN atau ISBN terdaftar, kecuali hanya berupa abstrak atau bagian dari materi kuliah, skripsi, tesis, atau disertasi yang tidak diterbitkan;
- Naskah ini tidak sedang dalam proses evaluasi di jurnal lain dan tidak dipertimbangkan untuk publikasi di tempat lain;
- Semua penulis, institusi afiliasi penulis, otoritas yang berwenang, serta lembaga yang terlibat dalam kegiatan ini telah menyetujui publikasi naskah ini;
- Naskah ini tidak melanggar hak cipta atau mengandung materi yang dapat menimbulkan sengketa hak cipta.
Perjanjian Hak Cipta dan Lisensi:
- Penulis memegang hak cipta dan hak kepemilikan atas artikel ini;
- Penulis berhak menggunakan konten artikel ini untuk karya penulis di masa depan, termasuk untuk bahan kuliah dan buku;
- Penulis memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal di bawah lisensi Creative Commons (CC BY 4.0).
Pernyataan Lisensi CC BY 4.0
Anda bebas untuk:
- Bagikan — salin dan distribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun untuk tujuan apa pun, bahkan komersial.
- Beradaptasi — mencampur, mengubah, dan mengembangkan materi tersebut untuk tujuan apa pun, bahkan secara komersial.
- Pemberi lisensi tidak dapat mencabut kebebasan ini selama Anda mengikuti ketentuan lisensi.
Dengan ketentuan sebagai berikut:
- Atribusi — Anda harus memberikan penghargaan yang sesuai , menyediakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan . Anda dapat melakukannya dengan cara yang wajar, tetapi tidak dengan cara yang menunjukkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada batasan tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau tindakan teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan apa pun yang diizinkan oleh lisensi.








