Pengaruh Beban Tugas Kuliah Yang Berlebihan Terhadap Kesehatan Mental Mahasiswa UIN Gusdur Pekalongan
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh beban tugas kuliah yang berlebihan terhadap kesehatan mental mahasiswa UIN Gusdur Pekalongan. Perguruan tinggi merupakan lembaga penting dalam pengembangan potensi intelektual, emosional, dan sosial mahasiswa, namun tingginya tuntutan akademik dapat menimbulkan tekanan psikologis. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner skala Likert yang mencakup aspek jumlah, tingkat kesulitan, serta tenggat waktu tugas, dan diadaptasi dari instrumen DASS-21 (Depression Anxiety Stress Scale) untuk mengukur tingkat kesehatan mental mahasiswa. Sampel penelitian diambil secara stratified random sampling dari berbagai fakultas di UIN Gusdur Pekalongan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat beban tugas kuliah yang dirasakan mahasiswa berada pada kategori rendah hingga sedang, dan tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap kesehatan mental. Mahasiswa mampu beradaptasi dengan baik terhadap tekanan akademik melalui manajemen waktu, dukungan sosial, dan bimbingan dosen. Namun, beberapa mahasiswa mengalami gejala ringan seperti gangguan tidur dan penurunan motivasi belajar. Oleh karena itu, penting bagi lembaga pendidikan untuk menyeimbangkan tuntutan akademik dengan literasi kesehatan mental serta penerapan strategi manajemen stres di kalangan mahasiswa.
Keywords:
Beban Tugas Kuliah, Kesehatan Mental, Stres AkademikReferences
Barseli, M., Ifdil, I., & Nikmarijal, N. (2017). Konsep stres akademik siswa. Jurnal Konseling Dan Pendidikan, 5(3), 143–148.
Chandra, R. I. (2013). Go with the flow: Dukungan sosial dan flow akademik pada mahasiswa. Calyptra, 2(1), 1–19.
Danu, L., Takaeb, A. E. L., & Toy, S. M. (2024). Gambaran Tingkat Stres Akademik Mahasiswa Tingkat Akhir Prodi Kesehatan Masyarakat UNDANA. SEHATMAS:Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat.
Duri Kartika, C., & Ruhaena, L. (2015). Hubungan antara kecerdasan emosi dengan stres akademik mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Keyes, C. L. M. (2002). The mental health continuum: From languishing to flourishing in life. Journal of Health and Social Behavior.
Nazira, D., Mawarpury, M., Afrian, & Kumala, I. D. (2022). Literasi Kesehatan Mental Pada Mahasiswa Di Banda Aceh. Seurune, Jurnal Psikologi Unsyiah.
Shobah, W. N., Amin, S., Studi, P., Ilmu, P., Sosial, P., Islam, U., Maulana, N., & Ibrahim, M. (2024). Pengaruh beban tugas kuliah terhadap kesehatan mental mahasiswa program studi pendidikan ips. 3(4), 366–373.
Sosiady, M., & Ermansyah, E. (2020). Analisis Dampak Stres Akademik Mahasiswa Dalam Penyelesaian Tugas Akhir ( Skripsi ) ( Studi Pada Mahasiswa Program Studi Manajemen Uin Sultan Syarif Kasim Riau Dan Univeristas Internasional Batam Kepulauan Riau ). Jurnal EL-RIYASAH.
Suryanto, A., & Nada, S. (2021). Analisis Kesehatan Mental Mahasiswa Perguruan Tinggi Pada Awal Terjangkitnya Covid-19 di Indonesia. Jurnal Citizenship Virtues,.
Wahyuni, D., & Winarso, D. (2022). Penerapan Metode Rule Based Reasoning Dalam Sistem Pakar Deteksi Dini Gangguan Kesehatan Mental Pada Mahasiswa. Jurnal Software Engineering and Information Systems (SEIS).
Yuwanto, L. (2011). The flow inventory for student: Validation of the LIS. Anima Indonesian Psychological Journal, 26(4), 280–285.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Muhammad Dzikri Chandra Chandra, Musrifah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis menyatakan bahwa:
- Semua penulis telah mengetahui dan menyetujui kebijakan ini bersama;
- Naskah artikel ini belum dipublikasikan secara resmi di jurnal atau penerbit dengan ISSN atau ISBN terdaftar, kecuali hanya berupa abstrak atau bagian dari materi kuliah, skripsi, tesis, atau disertasi yang tidak diterbitkan;
- Naskah ini tidak sedang dalam proses evaluasi di jurnal lain dan tidak dipertimbangkan untuk publikasi di tempat lain;
- Semua penulis, institusi afiliasi penulis, otoritas yang berwenang, serta lembaga yang terlibat dalam kegiatan ini telah menyetujui publikasi naskah ini;
- Naskah ini tidak melanggar hak cipta atau mengandung materi yang dapat menimbulkan sengketa hak cipta.
Perjanjian Hak Cipta dan Lisensi:
- Penulis memegang hak cipta dan hak kepemilikan atas artikel ini;
- Penulis berhak menggunakan konten artikel ini untuk karya penulis di masa depan, termasuk untuk bahan kuliah dan buku;
- Penulis memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal di bawah lisensi Creative Commons (CC BY 4.0).
Pernyataan Lisensi CC BY 4.0
Anda bebas untuk:
- Bagikan — salin dan distribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun untuk tujuan apa pun, bahkan komersial.
- Beradaptasi — mencampur, mengubah, dan mengembangkan materi tersebut untuk tujuan apa pun, bahkan secara komersial.
- Pemberi lisensi tidak dapat mencabut kebebasan ini selama Anda mengikuti ketentuan lisensi.
Dengan ketentuan sebagai berikut:
- Atribusi — Anda harus memberikan penghargaan yang sesuai , menyediakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan . Anda dapat melakukannya dengan cara yang wajar, tetapi tidak dengan cara yang menunjukkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada batasan tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau tindakan teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan apa pun yang diizinkan oleh lisensi.








