Pengaruh Beban Tugas Kuliah Yang Berlebihan Terhadap Kesehatan Mental Mahasiswa UIN Gusdur Pekalongan

Authors

  • Muhammad Dzikri Chandra Chandra Universitas Islam Negeri K.H Abdurrahman Wahid Pekalongan
  • Musrifah Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid, Pekalongan

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh beban tugas kuliah yang berlebihan terhadap kesehatan mental mahasiswa UIN Gusdur Pekalongan. Perguruan tinggi merupakan lembaga penting dalam pengembangan potensi intelektual, emosional, dan sosial mahasiswa, namun tingginya tuntutan akademik dapat menimbulkan tekanan psikologis. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner skala Likert yang mencakup aspek jumlah, tingkat kesulitan, serta tenggat waktu tugas, dan diadaptasi dari instrumen DASS-21 (Depression Anxiety Stress Scale) untuk mengukur tingkat kesehatan mental mahasiswa. Sampel penelitian diambil secara stratified random sampling dari berbagai fakultas di UIN Gusdur Pekalongan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat beban tugas kuliah yang dirasakan mahasiswa berada pada kategori rendah hingga sedang, dan tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap kesehatan mental. Mahasiswa mampu beradaptasi dengan baik terhadap tekanan akademik melalui manajemen waktu, dukungan sosial, dan bimbingan dosen. Namun, beberapa mahasiswa mengalami gejala ringan seperti gangguan tidur dan penurunan motivasi belajar. Oleh karena itu, penting bagi lembaga pendidikan untuk menyeimbangkan tuntutan akademik dengan literasi kesehatan mental serta penerapan strategi manajemen stres di kalangan mahasiswa.

Keywords:

Beban Tugas Kuliah, Kesehatan Mental, Stres Akademik

References

Barseli, M., Ifdil, I., & Nikmarijal, N. (2017). Konsep stres akademik siswa. Jurnal Konseling Dan Pendidikan, 5(3), 143–148.

Chandra, R. I. (2013). Go with the flow: Dukungan sosial dan flow akademik pada mahasiswa. Calyptra, 2(1), 1–19.

Danu, L., Takaeb, A. E. L., & Toy, S. M. (2024). Gambaran Tingkat Stres Akademik Mahasiswa Tingkat Akhir Prodi Kesehatan Masyarakat UNDANA. SEHATMAS:Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat.

Duri Kartika, C., & Ruhaena, L. (2015). Hubungan antara kecerdasan emosi dengan stres akademik mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Keyes, C. L. M. (2002). The mental health continuum: From languishing to flourishing in life. Journal of Health and Social Behavior.

Nazira, D., Mawarpury, M., Afrian, & Kumala, I. D. (2022). Literasi Kesehatan Mental Pada Mahasiswa Di Banda Aceh. Seurune, Jurnal Psikologi Unsyiah.

Shobah, W. N., Amin, S., Studi, P., Ilmu, P., Sosial, P., Islam, U., Maulana, N., & Ibrahim, M. (2024). Pengaruh beban tugas kuliah terhadap kesehatan mental mahasiswa program studi pendidikan ips. 3(4), 366–373.

Sosiady, M., & Ermansyah, E. (2020). Analisis Dampak Stres Akademik Mahasiswa Dalam Penyelesaian Tugas Akhir ( Skripsi ) ( Studi Pada Mahasiswa Program Studi Manajemen Uin Sultan Syarif Kasim Riau Dan Univeristas Internasional Batam Kepulauan Riau ). Jurnal EL-RIYASAH.

Suryanto, A., & Nada, S. (2021). Analisis Kesehatan Mental Mahasiswa Perguruan Tinggi Pada Awal Terjangkitnya Covid-19 di Indonesia. Jurnal Citizenship Virtues,.

Wahyuni, D., & Winarso, D. (2022). Penerapan Metode Rule Based Reasoning Dalam Sistem Pakar Deteksi Dini Gangguan Kesehatan Mental Pada Mahasiswa. Jurnal Software Engineering and Information Systems (SEIS).

Yuwanto, L. (2011). The flow inventory for student: Validation of the LIS. Anima Indonesian Psychological Journal, 26(4), 280–285.

Downloads

Published

2025-05-31

How to Cite

Pengaruh Beban Tugas Kuliah Yang Berlebihan Terhadap Kesehatan Mental Mahasiswa UIN Gusdur Pekalongan. (2025). GUIDELINE: JURNAL BIMBINGAN KONSELING DAN PSIKOLOGI PENDIDIKAN, 1(2). https://journal.ycn.or.id/index.php/guideline/article/view/114

Similar Articles

1-10 of 11

You may also start an advanced similarity search for this article.