Pemberdayaan Guru dalam Mengimplementasikan Nilai-Nilai Sensitivitas Gender Pada Pembelajaran Anak Usia Dini
Abstract
Pendidikan anak usia dini memiliki peran penting dalam membentuk pemahaman anak mengenai peran sosial, termasuk pemahaman tentang gender. Namun, praktik pembelajaran di lembaga PAUD masih sering dipengaruhi oleh stereotip gender yang dapat membatasi perkembangan potensi anak. Oleh karena itu, guru perlu memiliki pemahaman dan keterampilan dalam mengimplementasikan pembelajaran yang sensitif gender. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan guru dalam mengimplementasikan nilai-nilai sensitivitas gender pada pembelajaran anak usia dini di TK Barokatul Ulum, Kabupaten Jember. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan tahapan identifikasi masalah, perencanaan program, pelatihan, diskusi reflektif, pendampingan, dan evaluasi. Peserta kegiatan berjumlah 8 orang guru yang terlibat langsung dalam proses pembelajaran. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket, dokumentasi, serta pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman guru. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru mengenai konsep sensitivitas gender setelah mengikuti pelatihan dan pendampingan. Selain itu, terjadi perubahan pada praktik pembelajaran, seperti penggunaan media yang lebih inklusif dan pengurangan pembagian aktivitas berdasarkan stereotip gender. Dengan demikian, program pemberdayaan ini efektif dalam meningkatkan kapasitas guru untuk menerapkan pembelajaran yang sensitif gender pada pendidikan anak usia dini.
Keywords:
Kesetaraan Gender, Pembelajaran PAUD, Pemberdayaan Guru, Pendidikan Anak Usia Dini, Sensitivitas GenderDOI:
https://doi.org/10.71049/z4v3mt59References
Adriany, Vina. (2024). Gender and Power in Early Childhood Education in Indonesia, New York: Routledge.
Creswell, J. W. (2018). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (5th ed.). Sage Publications.
Danim, S. (2011). Pengembangan Profesi Guru: Dari Pra-Jabatan, Induksi, ke Profesional Madani. Jakarta: Kencana.
Desmita. (2005). Psikologi Perkembangan. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Dianita, Evi Resti. (2020). Stereotip Gender dalam Profesi Guru Pendidikan Anak Usia Dini. Genius: Indonesian Journal of Early Childhood Education, 1(2), 87–105.
Fikria, A. Z., Formen, A., & Setiawan, D. (2022). Literature review: Problematika Gender dalam Bermain Anak Usia Dini. Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana, 5(1), 1–3.
Hasanah, U. (2019). Peran Pendidik dalam Pembelajaran Berbasis Gender pada Anak Usia Dini di Kober Tunas Bangsa. Tarbawy: Jurnal Pendidikan Islam, 6(1), 43–49.
Hidayati, N., & Suyadi. (2020). Pendidikan Anak Usia Dini Berbasis Kesetaraan Gender. Jurnal Pendidikan Anak, 9(1), 45–54. https://doi.org/10.21831/jpa.v9i1.31245
Hodidjah, Th. (2025). Perspektif Gender Dalam Pemakaian Bahasa Indonesia, Makalah, Widyaiswara BDK Palembang. Di akses: 1/05/2025
Hurlock, Elizabeth B. (1997). Psikologi Perkembangan: Sepanjang Rentang Kehidupan. Jakarta: Erlangga.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2020). Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini. Kemendikbud.
Martin, C. L., & Ruble, D. N. (2010). Patterns of gender development. Annual Review of Psychology, 61, 353–381. https://doi.org/10.1146/annurev.psych.093008.100511
Moser, C. (2012). Gender planning and development: Theory, practice and training. Routledge.
Papalia, Diane E, Sally Wendkos Olds dan Ruth Ruskin Feldman. (2001). Human Development. Boston : McGraw Hill.
Rahman, Jamaal Abdur. (2005). Tahapan Mendidik Anak Teladan Rasululloh SAW. Bandung: Irsyad Baitus Salam.
Ramdaeni, S. (2020). Menggunakan Perspektif Feminis Post-Strukturalisme: Analisis Gender melalui Bermain Anjang-anjangan di Pendidikan Anak Usia Dini. Equalita: Jurnal Studi Gender dan Anak, 3(1).
Ramdaeni, S., Adriany, V., & Yulindrasari, H. (2020). Gender and Toys in Early Childhood Education. Proceedings of the International Conference on Early Childhood Education and Parenting 2019 (ECEP 2019), 250–254.
Santrock, J. W. (2018). Educational psychology (6th ed.). McGraw-Hill Education.
Subrahmanian, R. (2016). Gender Perspectives In Education. UNESCO Publishing.
Suyadi, S., & Ulfah, M. (2019). Konsep Dasar Pendidikan Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(2), 89–98.
UNESCO. (2019). Gender Equality In Education: A Global Review. UNESCO Publishing.
Yuliani, N., & Kurniawati, E. (2022). Integrasi Nilai Kesetaraan Gender Dalam Pembelajaran Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(3), 2121–2130. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i3.1450
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Firman Priyo Suhasto, Nihna Athoa Rosfalia, Faizzatul Afkarina (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis menyatakan bahwa:
- Semua penulis telah mengetahui dan menyetujui kebijakan ini bersama;
- Naskah artikel ini belum dipublikasikan secara resmi di jurnal atau penerbit dengan ISSN atau ISBN terdaftar, kecuali hanya berupa abstrak atau bagian dari materi kuliah, skripsi, tesis, atau disertasi yang tidak diterbitkan;
- Naskah ini tidak sedang dalam proses evaluasi di jurnal lain dan tidak dipertimbangkan untuk publikasi di tempat lain;
- Semua penulis, institusi afiliasi penulis, otoritas yang berwenang, serta lembaga yang terlibat dalam kegiatan ini telah menyetujui publikasi naskah ini;
- Naskah ini tidak melanggar hak cipta atau mengandung materi yang dapat menimbulkan sengketa hak cipta.
Perjanjian Hak Cipta dan Lisensi:
- Penulis memegang hak cipta dan hak kepemilikan atas artikel ini;
- Penulis berhak menggunakan konten artikel ini untuk karya penulis di masa depan, termasuk untuk bahan kuliah dan buku;
- Penulis memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal di bawah lisensi Creative Commons (CC BY 4.0).
Pernyataan Lisensi CC BY 4.0
Anda bebas untuk:
- Bagikan — salin dan distribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun untuk tujuan apa pun, bahkan komersial.
- Beradaptasi — mencampur, mengubah, dan mengembangkan materi tersebut untuk tujuan apa pun, bahkan secara komersial.
- Pemberi lisensi tidak dapat mencabut kebebasan ini selama Anda mengikuti ketentuan lisensi.
Dengan ketentuan sebagai berikut:
- Atribusi — Anda harus memberikan penghargaan yang sesuai , menyediakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan . Anda dapat melakukannya dengan cara yang wajar, tetapi tidak dengan cara yang menunjukkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada batasan tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau tindakan teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan apa pun yang diizinkan oleh lisensi.





