Kondisi Media Pembelajaran dan Implikasinya bagi Proses Belajar Anak di TK Reski Ananda: Studi Kasus Deskriptif
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kondisi media pembelajaran, mengidentifikasi keterkaitannya dengan proses belajar anak, serta merumuskan rekomendasi upaya peningkatan kualitas pembelajaran di TK Reski Ananda. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus deskriptif yang dilaksanakan pada Mei 2026. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan terdiri atas satu kepala sekolah dan dua guru yang dipilih secara purposif, sedangkan 15 peserta didik menjadi subjek observasi. Data dianalisis dengan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña, dan keabsahannya diperiksa melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah buku cerita belum mencukupi seluruh anak sehingga anak harus bergantian menggunakan buku, alat permainan edukatif dan media visual belum lengkap, serta ruang kelas sempit untuk aktivitas bermain sambil belajar. Kondisi tersebut tampak berkaitan dengan rendahnya keterlibatan anak pada sebagian kegiatan, anak harus bergiliran dalam kegiatan literasi, terbatasnya variasi media yang digunakan guru, serta terbatasnya kegiatan bermain kelompok. Berdasarkan temuan tersebut, peneliti merekomendasikan pengembangan media sederhana dari bahan bekas dan lingkungan sekitar, pelatihan pembuatan media bagi guru, penataan ruang berbasis sudut kegiatan, serta kerja sama dengan orang tua dan pemerintah daerah. Penelitian ini memberikan gambaran kontekstual tentang tantangan pembelajaran di PAUD berfasilitas terbatas yang dapat menjadi bahan evaluasi bagi lembaga sejenis.
Keywords:
Alat Permainan Edukatif, Keterlibatan Anak, Media pembelajaran, Prasarana PAUD, Studi KasusDOI:
https://doi.org/10.71049/hr3bkc71References
Aniyawati. (2021). Guru kreatif dalam mengembangkan alat permainan edukatif untuk anak usia dini di TK Pamardi Siwi Depok Sleman. Kiddo: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 2(1), 53–64. https://doi.org/10.19105/kiddo.v2i1.4147
Baharun, H., Zamroni, Z., Amir, A., & Saleha, L. (2021). Pengelolaan alat permainan edukatif berbahan limbah dalam meningkatkan kecerdasan kognitif anak. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 1382–1395. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i2.763
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.
Dahlan, D., Iman, M., Hurayrah, A. Y., Guratmana, M. F., Putri, R. A., Fauzin, M. A., Maudina, A. R., Adriansyah, R., Surya, & Yadi, R. P. (2025). Peningkatan kualitas pembelajaran anak usia dini melalui desain media visual kreatif pada PAUD Kana. Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini, 7(2), 401–412. https://doi.org/10.35473/ijec.v7i2.4344
Dewi, M. K. (2021). Peningkatan kualitas pembelajaran anak usia dini melalui pemanfaatan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar. Ashil: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(1), 37–51. https://doi.org/10.33367/piaud.v1i1.1564
Kaharuddin, J., Khairunnisa, A., & Halim, A. K. (2024). Pemanfaatan media belajar konkret untuk pembelajaran dalam membantu perkembangan sosial-emosional anak usia dini di PAUD SKB Kabupaten Bogor. Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu, 8(7), 440–447. https://doi.org/10.59829/aw8na768
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2023). Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 22 Tahun 2023 tentang Standar Sarana dan Prasarana pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah. https://peraturan.bpk.go.id/Details/263717/permendikbudriset-no-22-tahun-2023
Manakutty, A. T., Tasidjawa, L. A., Matital, H., Titi, J. K., & Asomate, D. D. (2026). Pengaruh sarana prasarana terhadap kualitas pembelajaran di PAUD Namraja Desa Persiapan Derlale. Nusantara Hasana Journal, 5(12), 108–118. https://doi.org/10.59003/nhj.v5i12.2042
Maxwell, L. E. (2007). Competency in child care settings: The role of the physical environment. Environment and Behavior, 39(2), 229–245.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Neuman, S. B. (1996). Children engaging in storybook reading: The influence of access to print resources, opportunity, and parental interaction. Early Childhood Research Quarterly, 11, 495–513.
Republik Indonesia. (2003). Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Rupnidah, R., & Suryana, D. (2022). Media pembelajaran anak usia dini. Jurnal PAUD Agapedia, 6(1), 49–58. https://ejournal.upi.edu/index.php/agapedia/article/view/48199
Suhardi, S., Adilla, F., Ramadhani, N., Munawaroh, S., & Syaharani, T. A. (2024). Pengaruh manajemen fasilitas dan sarana pendidikan terhadap kualitas pembelajaran di PAUD. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(2), 29105–29117. https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/17486
Umilia, U., Wara, L. W., Andriani, A., Rulita, R., & Watini, S. (2023). Peran TV sekolah sebagai media pembelajaran inovatif PAUD. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 6(6), 3990–3995. https://doi.org/10.54371/jiip.v6i6.2121
Wahono. (2023). Peranan media audio visual pada proses pembelajaran di jenjang pendidikan anak usia dini. Jurnal Jendela Bunda, 11(2). https://doi.org/10.32534/jjb.v11i2.4643
Wigati, M., & Wiyani, N. A. (2020). Kreativitas guru dalam membuat alat permainan edukatif dari barang bekas. Aṣ-Ṣibyān: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 43–56. https://doi.org/10.32678/as-sibyan.v5i1.2700
Windiastuti, E., Isnaini, F. N., & Untariana, A. F. (2024). The efektivitas penggunaan media teknologi dalam pembelajaran di jenjang PAUD. Jurnal Pembelajaran Inovatif, 7(2), 8–13. https://doi.org/10.21009/JPI.072.02
Yin, R. K. (2018). Case study research and applications: Design and methods (6th ed.). SAGE Publications.
Yunita, I., Dari, T. O., Ulfa, W. R., & Sajdah, M. (2024). Pengaruh fasilitas dalam pembelajaran PAUD. Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia, 2(1), 57–64. https://doi.org/10.61930/pjpi.v2i1.575
Zaini, H., & Dewi, K. (2017). Pentingnya media pembelajaran untuk anak usia dini. Raudhatul Athfal: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 1(1), 81–96. https://doi.org/10.19109/ra.v1i1.1489
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Faza Resky Ramadhani, Eka Poppi Hutami, Alfrida, Andi Alya Armeilia, Alyanti Aris, Ulfa Nur Apriliana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis menyatakan bahwa:
- Semua penulis telah mengetahui dan menyetujui kebijakan ini bersama;
- Naskah artikel ini belum dipublikasikan secara resmi di jurnal atau penerbit dengan ISSN atau ISBN terdaftar, kecuali hanya berupa abstrak atau bagian dari materi kuliah, skripsi, tesis, atau disertasi yang tidak diterbitkan;
- Naskah ini tidak sedang dalam proses evaluasi di jurnal lain dan tidak dipertimbangkan untuk publikasi di tempat lain;
- Semua penulis, institusi afiliasi penulis, otoritas yang berwenang, serta lembaga yang terlibat dalam kegiatan ini telah menyetujui publikasi naskah ini;
- Naskah ini tidak melanggar hak cipta atau mengandung materi yang dapat menimbulkan sengketa hak cipta.
Perjanjian Hak Cipta dan Lisensi:
- Penulis memegang hak cipta dan hak kepemilikan atas artikel ini;
- Penulis berhak menggunakan konten artikel ini untuk karya penulis di masa depan, termasuk untuk bahan kuliah dan buku;
- Penulis memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal di bawah lisensi Creative Commons (CC BY 4.0).
Pernyataan Lisensi CC BY 4.0
Anda bebas untuk:
- Bagikan — salin dan distribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun untuk tujuan apa pun, bahkan komersial.
- Beradaptasi — mencampur, mengubah, dan mengembangkan materi tersebut untuk tujuan apa pun, bahkan secara komersial.
- Pemberi lisensi tidak dapat mencabut kebebasan ini selama Anda mengikuti ketentuan lisensi.
Dengan ketentuan sebagai berikut:
- Atribusi — Anda harus memberikan penghargaan yang sesuai , menyediakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan . Anda dapat melakukannya dengan cara yang wajar, tetapi tidak dengan cara yang menunjukkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada batasan tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau tindakan teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan apa pun yang diizinkan oleh lisensi.







