Peran Nilai Budaya Lokal dalam Layanan Bimbingan dan Konseling di Indonesia: Tinjauan Literatur
Abstract
Keragaman budaya Indonesia menuntut layanan bimbingan dan konseling (BK) yang responsif terhadap nilai budaya peserta didik, tetapi bukti tentang peran nilai budaya lokal dalam layanan BK masih tersebar dan belum disintesis. Tinjauan literatur ini bertujuan (1) mengidentifikasi nilai budaya lokal yang dilaporkan dalam literatur BK di Indonesia, (2) menelaah cara nilai tersebut diintegrasikan ke dalam layanan BK, dan (3) menelaah bukti hasil serta tantangan layanan BK yang memanfaatkan nilai budaya lokal. Penelitian menggunakan desain tinjauan literatur deskriptif-analitis berdasarkan pedoman Snyder. Artikel terbitan 2020–2026 ditelusuri melalui Google Scholar dan Garuda, lalu diseleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi sehingga diperoleh 11 artikel yang dianalisis melalui tahap pengorganisasian, sintesis, dan identifikasi tema. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa nilai yang dilaporkan meliputi siri' na pacce (Bugis-Makassar); manuntung, sasanggan, dan basopan (Banjar); rukun, tepa selira, gotong royong, dan Dasa Pitutur (Jawa); serta dima bumi dipijak disinan langik dijunjuang (Minangkabau). Nilai-nilai tersebut diintegrasikan sebagai isi intervensi, media penyampaian, model konseling terstruktur, dan landasan sikap konselor. Bukti awal dari dua studi eksperimen dan satu studi kasus menunjukkan peningkatan harga diri dan kompetensi sosial, tetapi jumlah studi empiris masih sedikit dan berskala kecil. Temuan ini menegaskan pentingnya kompetensi multikultural konselor dan perlunya uji empiris yang lebih ketat pada konteks budaya yang lebih beragam.
Keywords:
Bimbingan dan Konseling, Kearifan Lokal, Kompetensi Multikultural, Konseling Lintas Budaya, Nilai Budaya LokalDOI:
https://doi.org/10.71049/8z7v7158References
Abas P., F. M. R., Latif, S., Aswar, A., & Bakhtiar, M. I. (2026). Group counseling based on the siri' na pacce values using the reframing technique to improve self-esteem among high school students. Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application, 15(1), 39–53. https://doi.org/10.15294/ijgc.v15i1.56853
Asbi, A., Putri, W. A., Annisa, A., & Rezeki, S. (2024). Peran nilai budaya dalam komunikasi konseling lintas budaya. EDU SOCIETY: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial dan Pengabdian kepada Masyarakat, 4(1), 1284–1291. https://doi.org/10.56832/edu.v4i1.470
Erskine, H. E., Maravilla, J. C., Wado, Y. D., Wahdi, A. E., Loi, V. M., Fine, S. L., Li, M., Ramaiya, A., Wekesah, F. M., Odunga, S. A., Njeri, A., Setyawan, A., Astrini, Y. P., Rachmawati, R., Hoa, D. T. K., Wallis, K., McGrath, C., Shadid, J., Enright, M. E., … Scott, J. G. (2024). Prevalence of adolescent mental disorders in Kenya, Indonesia, and Viet Nam measured by the National Adolescent Mental Health Surveys (NAMHS): A multi-national cross-sectional study. The Lancet, 403(10437), 1671–1680. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(23)02641-7
Gufran, N., Latifah, O., & Siregar, P. (2026). Integrating the value of “dima bumi dipijak disinan langik dijunjuang” in multicultural counseling. Bukittinggi International Counseling Conference (BICC) Proceedings, 4(1), 291–296. https://biccproceedings.org/index.php/bicc/article/view/230
Habsy, B. A. (2022). Role-playing group counseling in character-strengthening education in high school students. Journal of Advanced Guidance and Counseling, 3(1), 1–13. https://doi.org/10.21580/jagc.2022.3.1.9308
Hall, G. C. N., Ibaraki, A. Y., Huang, E. R., Marti, C. N., & Stice, E. (2016). A meta-analysis of cultural adaptations of psychological interventions. Behavior Therapy, 47(6), 906–927. https://doi.org/10.1016/j.beth.2016.09.005
Harsantik, G. S., & Khusumadewi, A. (2025). Integrasi nilai budaya Jawa dalam konseling multibudaya untuk penguatan sikap toleransi peserta didik. Jurnal Bimbingan dan Konseling Pandohop, 6(1), 24–32. https://e-journal.upr.ac.id/index.php/pdhp/article/view/21143
Hastuti, Ningsih, E. O., Nurfani, Sahrani, F., Hidayat, R., & Yusuf, A. (2026). Keterkaitan nilai budaya lokal dan teknik konseling efektif: Tinjauan literatur dalam praktik bimbingan dan konseling. INOBEL: Jurnal Inovasi Pembelajaran, 2(1), 59–72. https://doi.org/10.71049/gg5fve59
Jarkawi, J., Prasiska, E., & Ridhani, A. R. (2026). Integrating local wisdom into school counseling services: A pedagogical approach to students' social development. PEDAGOGIK: Jurnal Pendidikan, 13(1), 196–215. https://doi.org/10.33650/pjp.v13i1.13975
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2014). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 111 Tahun 2014 tentang bimbingan dan konseling pada pendidikan dasar dan pendidikan menengah.
Lestari, I., Mahfud, A., & Mulawarman, M. (2020). The value of local wisdom in developing indigenous counseling. Jurnal Pendidikan Progresif, 10(3). https://doi.org/10.23960/jpp.v10.i3.202002
Mosleh, I., Khusumadewi, A., Habsy, B. A., & Setiawati, D. (2025). Model KIPAS: Pendekatan konseling berbasis budaya yang holistik dan terstruktur. FOKUS: Kajian Bimbingan dan Konseling dalam Pendidikan, 8(4), 483–492. https://doi.org/10.22460/fokus.v8i4.27545
Mulawarman, M., Amin, Z. N., Muslikah, M., Hariyadi, S., & Kurniawan, K. (2021). Psychoeducational groups based on Dasa Pitutur from Sunan Kalijaga: An indigenous counseling to enhance other group orientation. Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling, 6(1), 34–43. https://doi.org/10.17977/um001v6i12021p034
Na'im, A., & Syaputra, H. (2011). Kewarganegaraan, suku bangsa, agama, dan bahasa sehari-hari penduduk Indonesia: Hasil Sensus Penduduk 2010. Badan Pusat Statistik.
Rathod, S., Gega, L., Degnan, A., Pikard, J., Khan, T., Husain, N., Munshi, T., & Naeem, F. (2018). The current status of culturally adapted mental health interventions: A practice-focused review of meta-analyses. Neuropsychiatric Disease and Treatment, 14, 165–178. https://doi.org/10.2147/NDT.S138430
Ratts, M. J., Singh, A. A., Nassar-McMillan, S., Butler, S. K., & McCullough, J. R. (2016). Multicultural and social justice counseling competencies: Guidelines for the counseling profession. Journal of Multicultural Counseling and Development, 44(1), 28–48. https://doi.org/10.1002/jmcd.12035
Snyder, H. (2019). Literature review as a research methodology: An overview and guidelines. Journal of Business Research, 104, 333–339. https://doi.org/10.1016/j.jbusres.2019.07.039
Soto, A., Smith, T. B., Griner, D., Domenech Rodríguez, M., & Bernal, G. (2018). Cultural adaptations and therapist multicultural competence: Two meta-analytic reviews. Journal of Clinical Psychology, 74(11), 1907–1923. https://doi.org/10.1002/jclp.22679
Sue, D. W., Sue, D., Neville, H. A., & Smith, L. (2019). Counseling the culturally diverse: Theory and practice (8th ed.). Wiley.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. (2003).
Wahyuni, S., Saman, A., & Yasser, A. (2023). Penerapan konseling kelompok berbasis falsafah siri' na pacce dalam upaya meningkatkan self-esteem siswa. Guidance: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 20(2), 132–140. https://doi.org/10.34005/guidance.v20i02.3142
Widodo, A., Rahmad, A., & Rachman, E. S. (2023). Konsep konseling lintas budaya. Jurnal Al-Irsyad: Jurnal Bimbingan Konseling Islam, 4(2), 271–284. https://doi.org/10.24952/bki.v4i2.6481
World Health Organization. (2024). Mental health of adolescents. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/adolescent-mental-health
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Maulidiah Lidya, Abelia Ardana, Nurul Hikmayanti, Aisyah Ramadhani, Ahmad Yusuf

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis menyatakan bahwa:
- Semua penulis telah mengetahui dan menyetujui kebijakan ini bersama;
- Naskah artikel ini belum dipublikasikan secara resmi di jurnal atau penerbit dengan ISSN atau ISBN terdaftar, kecuali hanya berupa abstrak atau bagian dari materi kuliah, skripsi, tesis, atau disertasi yang tidak diterbitkan;
- Naskah ini tidak sedang dalam proses evaluasi di jurnal lain dan tidak dipertimbangkan untuk publikasi di tempat lain;
- Semua penulis, institusi afiliasi penulis, otoritas yang berwenang, serta lembaga yang terlibat dalam kegiatan ini telah menyetujui publikasi naskah ini;
- Naskah ini tidak melanggar hak cipta atau mengandung materi yang dapat menimbulkan sengketa hak cipta.
Perjanjian Hak Cipta dan Lisensi:
- Penulis memegang hak cipta dan hak kepemilikan atas artikel ini;
- Penulis berhak menggunakan konten artikel ini untuk karya penulis di masa depan, termasuk untuk bahan kuliah dan buku;
- Penulis memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal di bawah lisensi Creative Commons (CC BY 4.0).
Pernyataan Lisensi CC BY 4.0
Anda bebas untuk:
- Bagikan — salin dan distribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun untuk tujuan apa pun, bahkan komersial.
- Beradaptasi — mencampur, mengubah, dan mengembangkan materi tersebut untuk tujuan apa pun, bahkan secara komersial.
- Pemberi lisensi tidak dapat mencabut kebebasan ini selama Anda mengikuti ketentuan lisensi.
Dengan ketentuan sebagai berikut:
- Atribusi — Anda harus memberikan penghargaan yang sesuai , menyediakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan . Anda dapat melakukannya dengan cara yang wajar, tetapi tidak dengan cara yang menunjukkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada batasan tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau tindakan teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan apa pun yang diizinkan oleh lisensi.







