Efektivitas Bimbingan Konseling di Sekolah Inklusif dan Sekolah Reguler
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas bimbingan konseling di sekolah inklusif dan sekolah reguler dengan memperhatikan aspek keberagaman kebutuhan siswa, pengaruh pelatihan konselor, dan sumber daya yang tersedia. Jenis penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan yang berfokus pada tinjauan pustaka (literature review), yang mengkaji dan menganalisis hasil-hasil penelitian sebelumnya. Sumber-sumber yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari artikel jurnal dan laporan penelitian yang relevan dengan topik yang dibahas mengenai bimbingan konseling di sekolah inklusif dan sekolah reguler. Proses pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan mencari literatur melalui basis data akademik seperti Google Scholar dan platfrom penelitian lainnya. Dalam penelitian ini, analisis isi digunakan sebagai teknik untuk menemukan pola-pola atau tema yang berhubungan dengan efektivitas bimbingan konseling di kedua jenis sekolah. Hasil penelitian menunjukan bahwa efektivitas bimbingan konseling di sekolah inklusif menghadapi tantangan dalam merancang pendekatan yang sesuai dengan keberagaman siswa, terutama mereka yang memiki kebutuhan khusus. Sebaliknya, bimbingan konseling di sekolah reguler lebih terstruktur dan fokus pada isu sosial serta akademik yang lebih umum. Meskipun keduanya efektif dalam mendukung perkembangan siswa, keberhasilan bimbingan konseling sangat di pengaruhi oleh faktor pelatihan konselor, ketersediaan sumber daya, dan keberagaman kebutuhan siswa.
Keywords:
Bimbingan Konseling, Efektivitas, Sekolah Inklusif, Sekolah RegulerDOI:
https://doi.org/10.71049/pxnrjs98References
Aini, N., Anwar, S., Amalia, S., & Dongoran, R. (2024). Urgensi bimbingan konseling untuk anak berkebutuhan khusus (Tunagrahita) di sekolah inklusif. Jurnal Counselia; Bimbingan Konseling Pendidikan Islam. https://doi.org/10.31943/counselia.v5i1.91
Alwi, M. A. F., & Nurachadijat, K. (2023). Efektivitas pendidikan luar biasa (SLB)-A Budi Nurani Kota Sukabumi dalam tinjauan pendidikan inklusif. Jurnal Inovasi, Evaluasi dan Pengembangan Pembelajaran (JIEPP). https://doi.org/10.54371/jiepp.v3i1.239
Hasanah, B. U., Hambali, I. M., & Setiyowati, A. J. (2024). Layanan bimbingan kelompok dalam mengembangkan self-awareness siswa di sekolah inklusi. GCouns: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 9(1), 686–700. https://doi.org/10.31316/gcouns.v9i1.6696
Irmayanti, R., & Yuliani, W. (2020). Peran bimbingan konseling di sekolah inklusif. JPK (Jurnal Pendidikan Khusus), 16(2), 87–93. https://doi.org/10.21831/jpk.v16i2.37011
Junaedi, E. (2019). Efektivitas kebijakan pendidikan inklusif di tingkat sekolah dasar. Jurnal Administrasi Pendidikan. https://doi.org/10.17509/jap.v26i2.21306
Jannah, F., Khoeriyah, S., & Ika, I. (2024). Efektivitas dan evaluasi pembelajaran inklusi di SMP 11 Kota Tangerang Selatan. Jurnal Inspirasi Pendidikan. https://doi.org/10.59246/alfihris.v2i2.781
Kinanthi, T. K., Wardani, D. K., Sarie, A. C., & Marini, A. (2024). Meningkatkan efektivitas manajemen sekolah dalam penerapan pendidikan inklusif di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan. https://doi.org/10.47134/pgsd.v1i3.532
Pautina, A. R., Pratiwi, W., & Pautina, M. R. (2022). Efektivitas pelaksanaan program bimbingan konseling inklusi di TK Damhil DWP UNG. JAMBURA Early Childhood Education Journal, 4(1), 64–74. https://doi.org/10.37411/jecej.v4i1.1103
Pautina, A. R., Rahmatunnida, R., & Marja, M. (2024). Layanan bimbingan dan konseling bagi siswa berkebutuhan khusus pada sekolah inklusif. Jurnal Bimbingan dan Konseling.
Rohani, A. (2018). Peran bimbingan dan konseling dalam meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah inklusif. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 3(1), 45–58.
Sakti, R., & Susetyo, B. (2023). Layanan bimbingan dan konseling bagi siswa berkebutuhan khusus pada sekolah inklusif. Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan Dan Bahasa.
Suganda, A., Muttaqien, Q. H., Hambali, W., Abdillah, N., & Tarsono. (2025). Tantangan dan strategi pendidikan inklusif dalam mempersiapkan siswa ADHD menghadapi tantangan revolusi industri 4.0. EduCompassion: Jurnal Integrasi Pendidikan Islam dan Global, 1(3), 99–114. https://doi.org/10.63142/educompassion.v1i3.97
Witono. (2020). Peran bimbingan dan konseling dalam penyelenggaraan pendidikan inklusif: Progres pendidikan. Progres Pendidikan. https://doi.org/10.29303/prospek.v1i3.20
Yulianti, Y., Ramahwati, N. T. ., Azzahwa, M. ., Anjani, A., Rizky Hudaya, S. S. ., & Afifah, F. M. . (2024). Menyikapi Permasalahan Belajar Peserta Didik Di Sekolah: Peran Bimbingan Dan Konseling. Dharmas Education Journal (DE_Journal), 5(1), 84–95. https://doi.org/10.56667/dejournal.v5i1.1296
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Nadia Afsari, Asmaul Husna, Nuralya, Ahmad Taufik, Susilo B Yodoyono, Ahmad Yusuf

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis menyatakan bahwa:
- Semua penulis telah mengetahui dan menyetujui kebijakan ini bersama;
- Naskah artikel ini belum dipublikasikan secara resmi di jurnal atau penerbit dengan ISSN atau ISBN terdaftar, kecuali hanya berupa abstrak atau bagian dari materi kuliah, skripsi, tesis, atau disertasi yang tidak diterbitkan;
- Naskah ini tidak sedang dalam proses evaluasi di jurnal lain dan tidak dipertimbangkan untuk publikasi di tempat lain;
- Semua penulis, institusi afiliasi penulis, otoritas yang berwenang, serta lembaga yang terlibat dalam kegiatan ini telah menyetujui publikasi naskah ini;
- Naskah ini tidak melanggar hak cipta atau mengandung materi yang dapat menimbulkan sengketa hak cipta.
Perjanjian Hak Cipta dan Lisensi:
- Penulis memegang hak cipta dan hak kepemilikan atas artikel ini;
- Penulis berhak menggunakan konten artikel ini untuk karya penulis di masa depan, termasuk untuk bahan kuliah dan buku;
- Penulis memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal di bawah lisensi Creative Commons (CC BY 4.0).
Pernyataan Lisensi CC BY 4.0
Anda bebas untuk:
- Bagikan — salin dan distribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun untuk tujuan apa pun, bahkan komersial.
- Beradaptasi — mencampur, mengubah, dan mengembangkan materi tersebut untuk tujuan apa pun, bahkan secara komersial.
- Pemberi lisensi tidak dapat mencabut kebebasan ini selama Anda mengikuti ketentuan lisensi.
Dengan ketentuan sebagai berikut:
- Atribusi — Anda harus memberikan penghargaan yang sesuai , menyediakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan . Anda dapat melakukannya dengan cara yang wajar, tetapi tidak dengan cara yang menunjukkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada batasan tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau tindakan teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan apa pun yang diizinkan oleh lisensi.






