Peran Teknologi dalam Bimbingan Konseling untuk Mendukung Pendidikan Inklusi
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran teknologi dalam mendukung bimbingan konseling bagi siswa berkebutuhan khusus dalam konteks pendidikan inklusif. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode literatur review, penelitian ini menganalisis berbagai study yang telah dilakukan sebelumnya terkait topik ini. Data diperoleh melalui penelusuran pada Google Scholar dengan menggunakan kata kunci seperti Bimbingan Konseling, inklusi, Pendidikan, Siswa Berkebutuhan Khusus, dan Teknologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi pendukung memegang potensi signifikan dalam memfasilitasi pembelajaran inklusif, namun efektivitasnya sangat bergantung pada pelatihan guru, infrastruktur yang memadai, dan dukungan kebijakan. Penelitian ini menyoroti perlunya penelitian lebih lanjut dan pengembangan intervensi berbasis teknologi untuk mendukung Pendidikan inklusif.
Keywords:
Bimbingan Konseling, Inklusi, Pendidikan, Siswa Berkebutuhan Khusus dan TeknologiDOI:
https://doi.org/10.71049/jdtpb442References
Abdillah, H. (2022). Model pelaksanaan bimbingan konseling berbasis teknologi informasi dan komputer bagi siswa berkebutuhan khusus. Comserva: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat, 10(2), 644–651.
Ariyanto, D. (2017). Peran teknologi pembelajaran dalam mendukung implementasi pendidikan inklusi. International Conference on Special Education in Southeast Asia Region, 381–386.
Azizah, N., & Hendriyani, W. (2024). Implementasi penggunaan teknologi digital sebagai media pembelajaran pada pendidikan inklusi di Indonesia. Jurnal Educatio, 10(2), 644–651.
Azhari, M. T., Nurhalizah, S., Amelia, N., Ramayani, F., Amalya, V. R., Sagala, H., Yolanda, P., Friska, N., Zairi, R. N., & Pertiwi, D. (2023). Inovasi pembelajaran bimbingan dan konseling di era teknologi. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(2), 14328–14335.
Irmayanti, R., & Yuliani, W. (2020). Peran bimbingan dan konseling di sekolah inklusif. JPK (Jurnal Pendidikan Khusus), 16(2), 87–93.
Lubis, A. H., Syukur, Y., & Sukma, D. (2024). Orientasi pelayanan bimbingan konseling yang inklusif: Meningkatkan akses dan kualitas layanan untuk semua siswa. Jurnal Pendidikan Sosial dan Konseling, 2(3), 1117–1123.
Mayangsari, L., dkk. (2020). Pendidikan teknologi di sekolah inklusi. At-Tarbawi: Jurnal Pendidikan Sosial dan Kebudayaan, 7(2).
Milasari, D., & Nugraheni, N. (2024). Integrasi pendidikan konservasi dan teknologi untuk mewujudkan pendidikan inklusif dan berkualitas dalam pencapaian SDGs. Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI), 1(3), 119–125.
Muta’alimah, N. (2022). Penggunaan teknologi dalam mendukung pendidikan inklusif. Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya.
Sinawar. (2023). Peran guru dalam pendidikan inklusi di pondok pesantren: Tantangan dan strategi peningkatan kompetensi guru. JPIK, 6(2), 517–543.
Soleha, N., dkk. (2023). Peran media dan teknologi dalam layanan bimbingan dan konseling di SMA Negeri 1 Rejang Lebong. At-Taujih: Bimbingan dan Konseling Islam, 6.
Suwahyo, B., dkk. (2022). Pemanfaatan teknologi asistif dalam pendidikan inklusif. Edcomtech: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan, 7(1), 51–63.
Tanjung, S., dkk. (2024). Teknologi pendukung dalam pendidikan inklusif: Sebuah tinjauan literatur sistematis. Nusantara Educational Review.
Witono, A. H. (2020). Peran bimbingan dan konseling dalam penyelenggaraan pendidikan inklusif. Progres Pendidikan, 1(3), 154–167.
Wulandari, D., dkk. (2024). [Judul artikel tidak tersedia]. Jurnal Bina Edukasi, 17(1), 39–55.
Yonatan, Y., dkk. (2024). Peran teknologi dalam mendukung pendidikan inklusif di era globalisasi: Kajian filsafat ilmu pendidikan. Juwara, 4(2).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Ratna Citra, Sitti Hajar, Ashlifatul Khatima, Gustiani, Ahmad Yusuf

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis menyatakan bahwa:
- Semua penulis telah mengetahui dan menyetujui kebijakan ini bersama;
- Naskah artikel ini belum dipublikasikan secara resmi di jurnal atau penerbit dengan ISSN atau ISBN terdaftar, kecuali hanya berupa abstrak atau bagian dari materi kuliah, skripsi, tesis, atau disertasi yang tidak diterbitkan;
- Naskah ini tidak sedang dalam proses evaluasi di jurnal lain dan tidak dipertimbangkan untuk publikasi di tempat lain;
- Semua penulis, institusi afiliasi penulis, otoritas yang berwenang, serta lembaga yang terlibat dalam kegiatan ini telah menyetujui publikasi naskah ini;
- Naskah ini tidak melanggar hak cipta atau mengandung materi yang dapat menimbulkan sengketa hak cipta.
Perjanjian Hak Cipta dan Lisensi:
- Penulis memegang hak cipta dan hak kepemilikan atas artikel ini;
- Penulis berhak menggunakan konten artikel ini untuk karya penulis di masa depan, termasuk untuk bahan kuliah dan buku;
- Penulis memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal di bawah lisensi Creative Commons (CC BY 4.0).
Pernyataan Lisensi CC BY 4.0
Anda bebas untuk:
- Bagikan — salin dan distribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun untuk tujuan apa pun, bahkan komersial.
- Beradaptasi — mencampur, mengubah, dan mengembangkan materi tersebut untuk tujuan apa pun, bahkan secara komersial.
- Pemberi lisensi tidak dapat mencabut kebebasan ini selama Anda mengikuti ketentuan lisensi.
Dengan ketentuan sebagai berikut:
- Atribusi — Anda harus memberikan penghargaan yang sesuai , menyediakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan . Anda dapat melakukannya dengan cara yang wajar, tetapi tidak dengan cara yang menunjukkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada batasan tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau tindakan teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan apa pun yang diizinkan oleh lisensi.






