Efektivitas Teknik Reinforcement Positif untuk Menjaga Penampilan Sesuai Etika di MA Assunniyyah Kencong-Jember
Abstract
Studi ini mengkaji efektivitas teknik penguatan positif dalam meningkatkan kepatuhan siswa terhadap etika penampilan yang tepat di MA Assunniyyah Kencong-Jember, topik yang masih belum dieksplorasi dalam konteks SMA Islam. Sementara penelitian sebelumnya telah menyoroti peran aturan sekolah dan pengawasan guru dalam membentuk perilaku siswa, masih ada kesenjangan mengenai bagaimana pendekatan berbasis penguatan dapat secara khusus memengaruhi disiplin siswa dalam menjaga penampilan yang tepat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah penerapan penguatan positif seperti pujian, pengakuan, dan dorongan berbasis penghargaan dapat secara signifikan meningkatkan kepatuhan siswa terhadap standar penampilan sekolah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara dengan siswa dan guru, serta dokumentasi selama periode PPL. Temuan menunjukkan bahwa penerapan penguatan positif berkontribusi pada peningkatan yang nyata dalam motivasi siswa untuk menjaga penampilan yang rapi, sederhana, dan selaras dengan peraturan. Siswa melaporkan merasa lebih dihargai dan lebih bersedia mengikuti aturan sekolah ketika perilaku positif diakui. Guru juga mengamati peningkatan konsistensi dan tanggung jawab di antara siswa dalam mengelola penampilan pribadi mereka. Hasil ini menunjukkan bahwa penguatan positif dapat menjadi teknik perilaku yang efektif dalam pengaturan pendidikan, terutama dalam mempromosikan perilaku etis dan disiplin. Studi ini menyiratkan bahwa sekolah dapat memperoleh manfaat dari mengintegrasikan strategi penguatan ke dalam rutinitas sehari-hari untuk mendukung pengembangan karakter siswa dan kepatuhan terhadap norma-norma kelembagaan.
Keywords:
Disiplin Penampilan, Etika Sekolah, Reinfprcement Positif, Siswa MA Assunniyyah, Teknik BimbinganReferences
Ahmad, F., & Ramdhani, A. (2019). Positive behavior support in school settings. Journal of Educational Research, 12(2), 112–124. https://doi.org/10.1080/00220671.2019.1589864
Alwi, S. (2021). Penguatan etika peserta didik melalui pembiasaan sekolah. Jurnal Pendidikan Karakter, 11(1), 55–67.
Bandura, A. (2016). Moral disengagement in the perpetration of inhumanities. Personality and Social Psychology Review, 20(2), 99–109.
Budiman, A. (2023). Implementasi pembinaan kedisiplinan siswa di sekolah menengah. Jurnal Manajemen Pendidikan, 10(2), 145–158.
Cakir, L. (2020). Reinforcement strategies in secondary schools. International Journal of School Psychology, 5(3), 244–259.
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.
Darling-Hammond, L. (2017). Teacher education and student learning outcomes. European Journal of Teacher Education, 40(3), 291–309.
Desmita. (2019). Psikologi perkembangan peserta didik. Remaja Rosdakarya.
Fatimah, N. (2020). Penguatan disiplin peserta didik melalui pengelolaan kelas. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 7(2), 88–102.
Febriani, S. (2021). Strategi guru dalam meningkatkan kepatuhan tata tertib sekolah. Jurnal Pendidikan, 9(1), 33–45.
Guskey, T. R. (2020). Improving student behavior through systematic reinforcement. Educational Leadership, 78(2), 78–86.
Hamzah, A. (2021). Hubungan disiplin dan karakter siswa di sekolah. Jurnal Pendidikan Karakter, 12(2), 110–121.
Hidayat, R. (2022). Implementasi teknik penguatan dalam bimbingan dan konseling. Jurnal Konseling Indonesia, 4(1), 22–34.
Ingersoll, R., & Strong, M. (2016). The impact of teacher induction programs. Review of Educational Research,88(1)1-42.
Indonesian Ministry of Education. (2020). Pedoman penguatan karakter siswa. Kemdikbud.
Kurniawan, B. (2023). Efektivitas reinforcement positif dalam meningkatkan kepatuhan siswa. Jurnal Konseling dan Pendidikan, 11(3), 212–224.
Kusumawati, A. (2020). Perilaku peserta didik dan pengaruh lingkungan sekolah. Jurnal Pendidikan Anak dan Remaja, 5(1), 55–66.
Lestari, D. (2020). Bimbingan klasikal untuk meningkatkan disiplin siswa. Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia, 7(2), 77–90.
Maslow, A. (2017). Motivation and behavior in educational settings. Journal of Humanistic Psychology, 57(4), 298–310.
Mulyasa, E. (2019). Manajemen pendidikan karakter. PT Remaja Rosdakarya.
21. Murti, A. (2022). Etika berpenampilan siswa dan pengaruhnya terhadap iklim sekolah. Jurnal Pendidikan Karakter, 12(3), 199–212.
Nugrahani, E. (2021). Positive reinforcement implementation in Islamic schools. Journal of Islamic Education Studies, 3(1), 45–59.
Pratiwi, Y. (2022). School discipline and student compliance analysis. Jurnal Pendidikan Indonesia,11(2),255-268.
Putri, S. (2023). Behavioral counseling techniques for adolescents. Jurnal Konseling Remaja, 8(1), 1–12.
Rahmawati, A. (2019). Pengaruh teknik penguatan terhadap perilaku positif siswa. Jurnal Penelitian Pendidikan, 21(2), 121–135.
Rahayu, S. (2022). Program pembiasaan berpenampilan rapi untuk siswa SMA. Jurnal Pendidikan Menengah, 15(1), 44–57.
Santrock, J. W. (2018). Educational psychology (6th ed.). McGraw-Hill.
28. Syamsuddin, S. (2020). Perilaku siswa dan tata tertib sekolah. Jurnal Psikologi Pendidikan, 14(2), 88–101.
Taufik, M. (2023). Reinforcement dalam layanan bimbingan kelompok. Jurnal Konseling Nusantara, 7(2), 100–114.
Wulandari, E. (2022). Model konseling behavioristik dalam meningkatkan kepatuhan aturan sekolah. Jurnal Psikologi Terapan, 9(2), 213–229.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Faranilna, Nilna Aufaro Ni’mah, Fara Salsabila Malik, Safira Rizki, Nuriyah Wardani, Ulin Ni’mah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis menyatakan bahwa:
- Semua penulis telah mengetahui dan menyetujui kebijakan ini bersama;
- Naskah artikel ini belum dipublikasikan secara resmi di jurnal atau penerbit dengan ISSN atau ISBN terdaftar, kecuali hanya berupa abstrak atau bagian dari materi kuliah, skripsi, tesis, atau disertasi yang tidak diterbitkan;
- Naskah ini tidak sedang dalam proses evaluasi di jurnal lain dan tidak dipertimbangkan untuk publikasi di tempat lain;
- Semua penulis, institusi afiliasi penulis, otoritas yang berwenang, serta lembaga yang terlibat dalam kegiatan ini telah menyetujui publikasi naskah ini;
- Naskah ini tidak melanggar hak cipta atau mengandung materi yang dapat menimbulkan sengketa hak cipta.
Perjanjian Hak Cipta dan Lisensi:
- Penulis memegang hak cipta dan hak kepemilikan atas artikel ini;
- Penulis berhak menggunakan konten artikel ini untuk karya penulis di masa depan, termasuk untuk bahan kuliah dan buku;
- Penulis memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal di bawah lisensi Creative Commons (CC BY 4.0).
Pernyataan Lisensi CC BY 4.0
Anda bebas untuk:
- Bagikan — salin dan distribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun untuk tujuan apa pun, bahkan komersial.
- Beradaptasi — mencampur, mengubah, dan mengembangkan materi tersebut untuk tujuan apa pun, bahkan secara komersial.
- Pemberi lisensi tidak dapat mencabut kebebasan ini selama Anda mengikuti ketentuan lisensi.
Dengan ketentuan sebagai berikut:
- Atribusi — Anda harus memberikan penghargaan yang sesuai , menyediakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan . Anda dapat melakukannya dengan cara yang wajar, tetapi tidak dengan cara yang menunjukkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada batasan tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau tindakan teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan apa pun yang diizinkan oleh lisensi.








